DETAIL DOCUMENT
ANALISIS LITERASI NUMERASI SISWA DALAM MENGHADAPI ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM DI SD ISLAM PESANGGRAHAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Ardiyanto, Cherio Septri
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-01-18 08:09:04 
Abstract :
Literasi Matematika di Indonesia termasuk rendah, faktor yang mempengaruhi rendahnya literasi matematika di Indonesia adalah kurangnya pemahaman matematika pada masyarakat Indonesia. Penelitian ini berfokus pada literasi numerasi siswa di sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis literasi numerasi siswa dalam menghadapi asesmen kompetensi minimum di SD Islam Pasanggrahan. Jenis penelitian yang dilakukan yaitu penelitian kualitatif dengan metode fenomenologi. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer adalah hasil belajar siswa kelas V di SD Islam Pasanggrahan dengan jumlah 21 Siswa. Data sekunder yaitu: hasil penelitian, dan jurnal pendukung. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah: Tes tertulis dan Wawancara. adapun pada penelitian ini pemeriksaan keabsahan data menggunakan trianggulasi tek nik dan trianggulasi metode. Hasil dalam penelitian ini adalah (1) siswa mampu menguasai dasar penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian dengan jumlah 18 siswa atau 85%, sedangkan 3 siswa atau 15% siswa yang kurang teliti dan tidak menuliskan jawaban secara lengkap serta terdapat siswa yang tidak paham dan tidak menuliskan jawaban sama sekali. (2) menggunakan konsep numerasi secara percaya diri dan efektif dengan jumlah siswa 20 atau 95%, sedangkan ada 1 siswa atau 5% siswa yang kurang percaya diri karena tidak belajar dan mengulang kembali soal-soal. (3) Memahami keterampilan yang dimiliki untuk memecahkan masalah sudah baik dengan cara memahami dengan baik setiap soal dan membaca soal dengan teliti dengan jumlah siswa 19 atau 90%, sedangka 2 siswa atau 10% siswa yang kurang dalam memecahkan masalah karena tidak belajar dan mengulang kembali pelajaran yang diberikan di sekolah. Saran yang dapat disampaikan yaitu hendaknya guru menerapkan model pembelajaran yang menyenangkan atau dengan dibantu media pembelajaran seperti video atau lainnya. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang