DETAIL DOCUMENT
ETNOSAINS PEMBUATAN TERASI DESA DUKUHSETI DAN IMPLEMENTASINYA SEBAGAI BAHAN AJAR DALAM BENTUK POP UP DIGITAL BERMUATAN SUSTAINABILITY PADA MATERI BIOTEKNOLOGI KONVENSIONAL
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Melati, Sekar Arum
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2024-01-04 03:42:53 
Abstract :
Setiap daerah memiliki kebudayaannya yang khas dan identik. Sains asli merupakan kebudayaan asli yang telah melekat pada suatu masyarakat yang mereka pertahankan serta dipercayai dari satu generasi ke generasi selanjutnya melalui proses penyesuaian diri dengan lingkungan dan kebudayaan pada daerah di mana mereka tinggali, sehingga perlu adanya penggalian pengetahuan masyarakat ke dalam sains ilmiah yang kemudian dapat bermanfaat dalam pembelajaran dalam bentuk bahan ajar pop up digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kajian etnosains dalam pembuatan terasi Desa Dukuhseti dan implementasinya sebagai bahan ajar dalam bentuk pop up digital bermuatan sustainability pada materi Bioteknologi Konvensional. Penelitian ini diilaksanakan di Desa Dukuhseti, Kec. Dukuhseti, Kab. Pati pada bulan Mei ? Juni 2023. Metode penelitian yang dilakukan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis, diverifikasi, direduksi dan ditransformasikan ke dalam sains ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembuatan terasi masih menggunakan pengetahuan masyarakat yang turun temurun seperti pada saat proses pemeraman. Proses fermentasi terasi dihasilkan dari proses pemeraman yang dibantu oleh beberapa bakteri dan dari udang itu sendiri. Bakteri yang membantu dalam proses fermentasi terasi antara lain Staphylococcus sp dan Bacillus sp. atau bakteri asam laktat lainnya. Implementasi hasil penelitian dalam penyusunan bahan ajar pop up digital materi bioteknologi konvensional bermuatan sustainability dihasilkan validasi ahli materi rata-rata skor 86,36%, validasi ahli media 88,63%, dan validasi ahli sustainability 93,75% dalam kategori valid dan layak digunakan dalam pembelajaran SMA kelas XII semester 1. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa proses pembuatan terasi merupakan sains tradisional yang dapat ditransformasikan ke dalam sains ilmiah dan menarik untuk di implementasikan sebagai bahan ajar dalam bentuk pop up digital materi bioteknologi konvensional. Kata kunci: etnosains, terasi, pop up digital, sustainability 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang