Abstract :
Pencucian produk pertanian adalah proses pengolahan dan prosedur
penambahan nilai yang dimaksudkan untuk mengurangi kontaminan mikroba,
bahaya makanan dan untuk menjamin keselamatan manusia selama konsumsi atau
sebagai bahan baku untuk pengolahan lainnya. Pada penelitian ini bertujuan untuk
merancang
mesin
pencuci
sayur
ini
dirancang
untuk
mempermudah,
memperbanyak dan mempersingkat waktu proses produksi pencucian sayur.
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian eksperimen.
Metode penelitian eksperimen merupakan salah satu metode kuantitatif, digunakan
untuk mencari pengaruh variabel dependent atau hasil dalam kondisi yang
terkendali. Variabel penelitian menggunakan variabel bebas (independent) dan
variabel terikat (dependent). Dalam penelitian ini yang menjadi variabel bebas
adalah lama waktu pencucian dan media pencucian air galon dan air aquadest, dan
yang menjadi variabel terikat adalah hasil dari proses pencucian pada mesin pencuci
sayur.
Hasil penelitian ini dilakukan 4 kali proses penelitian, sayur dengan belum
mendapatkan perlakuan pencucian didapat nilai yang melebihi batas toleransi atau
tidak layak konsumsi, dengan nilai koloni/g pada sayur sebesar 5,6x 109. Sedangkan
sayur dengan setelah pencucian dengan mesin menggunakan rentan waktu 4-6
menit didapat sebanyak 3 nilai yang kurang dari batas toleransi atau layak untuk
dikonsumsi, dengan nilai koloni/g pada sayur dengan waktu pencucian 4 menit, 5
menit, dan 6 menit sebesar 3,3x 105, 4,0x 105, dan 3,6x 105.
Kata kunci : Mesin Pencuci Sayuran, Mikroba, Koloni