DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PERAN ORANG TUA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS II SD NEGERI PANGGUNG KIDUL SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
FIRMANSYAH, DITYA
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-01-26 03:06:59 
Abstract :
DITYA FIRMANSYAH. NPM 18120222. ?Analisis Peran Orang Tua terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas II SD Negeri Panggung Kidul Semarang. Skripsi. Program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah terdapat beberapa peserta didik yang memiliki kemampuan membaca, menulis, dan berhitung yang masih rendah. Hal ini yang mengakibatkan beberapa peserta didik mendapatkan nilai hasil belajar yang di bawah kriteria ketuntasan minimal. Hal ini yang melatarbelakangi peneliti untuk melakukan studi penelitian. Fokus penelitian ini adalah 1) bagaimana peran orang tua terhadap motivasi belajar peserta didik kelas II SD Negeri Panggung Kidul Semarang, 2) Apakah hambatan yang dialami orang tua terhadap motivasi belajar peserta didik kelas II SD Negeri Panggung Kidul Semarang? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran orang tua dan hambatan yang dialami orang tua terhadap motivasi belajar peserta didik kelas II SD Negeri Panggung Kidul Semarang. Metode penelitian ini kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data ada 3 tahap yang digunakan yakni, reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Data penelitian ini diperoleh melalui subyek yang terdiri 10 orang tua peserta didik kelas II, dan guru kelas II. Kemudian untuk pengujian keabsahan data menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukan peran orang tua terhadap motivasi belajar anak yaitu 1) Memberikan perhatian belajar, 2) Membimbing dan menemani anak, 3) Memberikan nasehat dan dukungan, 4) memberikan fasilitas belajar, 5) Memberikan hadiah dan hukuman. Namun, beberapa dari orang tua juga masih kurang dalam memberikan perhatian belajar. Hambatan yang dialami orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar yaitu 1) Kondisi anak yang malas dalam belajar, 2) Kesibukan orang tua yang tidak bisa membagi waktu karena perihal dari pekerjaan. Dapat disimpulkan bahwa orang tua peserta didik kelas II sudah berperan dalam memberikan motivasi belajar anak, tetapi dalam memberikan motivasi belajar ada beberapa hambatan yang dialami oleh orang tua. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah bahwa orang tua harus dapat mengatur waktunya sebaik mungkin kaitannya terhadap pendampingan belajar dengan pekerjaan ataupun kesibukan yang dilakukannya sehari-hari.dan orang tua harus lebih maksimal dalam memberikan motivasi belajar kepada anak. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang