DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PERAN LINGKUNGAN BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS KELAS IV SDN WONOSOBO 01 KECAMATAN REBAN KABUPATEN BATANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Sari, Dyah Kartika
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-01-29 02:29:42 
Abstract :
Dyah Kartika Sari. NPM 16120465. ?Analisis Peran Lingkungan Belajar Dalam Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Kelas IV SDN Wonosobo 01 Kecamatan Reban Kabupaten Batang?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. 2022. Permasalahan dalam penelitian ini adalah siswa mengalami kesulitan dalam menyesuaikan kegiatan pembelajaran seperti semula. Sebagian besar siswa kebingungan dalam mengerjakan soal yang diberikan guru karena biasanya siswa di dampingi oleh orang tua. Latar belakang penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran tatap muka terbatas tidak dapat berjalan efektif karena sebagian besar siswa mengalami kesulitan dalam menyesuaikan kegiatan pembelajaran seperti semula sehingga perlu adanya tindak lanjut agar pelaksanaan pembelajaran dapat bermanfaat bagi siswa. Tujuan penelitian ini adalah adalah untuk mengetahui apa saja komponen lingkungan belajar dan peran lingkungan belajar dalam pembelajaran tatap muka terbatas kelas IV SDN Wonosobo 01 Kecamatan Reban Kabupaten Batang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa/ siswi kelas IV SDN Wonosobo 01. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi, dan angket siswa. Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa komponen lingkungan belajar segi lingkungan non sosial yakni tempat belajar, alat-alat belajar, suasana, waktu, pergaulan dan komponen lingkungan sosial terdiri dari lingkungan sosial keluarga, lingkungan sosial sekolah, dan lingkungan sosial siswa. Adapun peran orangtua dalam kegiatan pembelajaran siswa kelas IV SDN Wonosobo 01 setelah pandemi adalah sebagai pendidik, sebagai motivator yang mendorong siswa semangat, aktif, mandiri, dan percaya diri, sebagai fasilitator dalam menyediakan kebutuhan belajar anak. Peran lingkungan belajar non sosial yang terdiri dari tempat belajar yang nyaman, alat-alat belajar yang lengkap, suasana belajar yang kondusif, pengelolaan waktu yang tepat, dan pergaulan yang positif dapat mendorong tumbuhnya minat belajar siswa, dan meningkatkan konsentrasi siswa, menghindari siswa dari rasa jenuh sehingga dapat mempermudah mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Sedangkan peran lingkungan belajar sosial adalah mendorong siswa aktif, percaya diri, bertanggung jawab, mampu bekerjasama, sehingga mampu meningkatkan motivasi dan secara tidak langsung mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah orangtua dan guru diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang nyaman bagi siswa baik lingkungan nonsosial maupun lingkungan sosial sehingga siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran sesuai dengan harapan dan dapat memberikan manfaat bagi siswa. Kata Kunci: Peran, lingkungan belajar, pembelajaran 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang