DETAIL DOCUMENT
OPTIMALISASI PENGGUNAAN AIR IRIGASI BENDUNG JRAGUNG KABUPATEN DEMAK
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Nabilla, Shafa Rahma
Lestari, Anggun Dwi Citra
Subject
T Technology (General) 
Datestamp
2024-02-01 03:38:39 
Abstract :
Kebutuhan air irigasi perlu diketahui karena sebagai salah satu tahapan penting yang diperlukan dalam pengelolaan sistem irigasi. Berdasarkan hal tersebut maksud dilakukan penelitian ini yaitu untuk mengoptimalkan kebutuhan air irigasi bendung jragung dengan tujuan untuk mengetahui dan menghitung debit rencana (Q) pada daerah irigasi bendung jragung serta mengetahui kebutuhan air daerah irigasi bendung jragung tersebut. Untuk Daerah Aliran Sungai (DAS) Bendung Jragung berlokasi di Desa Padang Tlogorejo, Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah. Luas areal daerah irigasi sebesar 4.038,50 Ha yang berada di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Karangawen 2.005,50 Ha, Kecamtan Mranggen 451,75 Ha dan Kecamatan Guntur 1.581,25 Ha, Kabupaten Demak. Penelitian ini diawali dengan pengumpulan data meliputi data primer yang diperoleh dari hasil survai dimana menunjukkan kebenaran lokasi analisa irigasi bendung jragung sesuai untuk dilakukan analisis, luas areal daerah irigasi, dan sistem pola tanam, selain itu data sekunder diperoleh dari pihak-pihak terkait yang terdiri dari data hidrologi curah hujan 10 tahun terakhir pada tahun 2012 ? 2021, data topografi, data klimatologi dan data debit dengan tahapan analisa. Pada perhitungan debit banjir rencana menggunakan metode nakayasu dimana hasil dari perhitungan tersebut menunjukkan debit (Q) banjir rencana beberapa tahun kedepan yaitu Q2 sebesar 281,485 m³/detik, Q5 sebesar 346,312 m³/detik, Q10 sebesar 379,738 m³/debit, Q25 sebesar 426,056 m³/detik, Q50 sebesar 456,523 m ³/detik, Q100 sebesar 489,174 m³/detik. Sedangkan untuk kebutuhan air irigasi bendung jragung dihitung dengan analisa klimatologi diperoleh hasil 319,742 m³ /detik dengan luas 2.005,50 Ha. Untuk rata-rata debit selama 10 tahun adalah sebesar 332,5 m³/detik dengan sisa debit tersedia sebesar 12,758 m³/detik. Maka analisa tersebut, dapat dioptimalkan dengan memperluas area irigas atau lahan persawahan sebesar 100 Ha dengan total kebutuhan air irigasi sebesar 8,031 m³/detik. Kata kunci: bendung, irigasi, kebutuhan air. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang