Abstract :
Tingkat pembangunan berkelanjutan di Indonesia masih kurang maksimal, salah
satunya disebabkan oleh kurangnya pemahaman masyarakat mengenai
pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development) sehingga peran
masyarakat dalam penerapan pembangunan berkelanjutan (Sustainable
Development) juga tergolong kurang maksimal. Permasalahan di atas juga dialami
di SMAN 1 Bangsri Jepara dimana sekolah tersebut belum memiliki pengetahuan
tentang Sustainable Development dan kemampuan siswa dalam mencari solusi
untuk mengatasi permasalahan dilingkungan sekitar masih belum sesuai dengan
kompetensi mengevaluasi dan mendesain penemuan secara ilmiah berdasarkan
permasalahan-permasalahan diatas perlunya pengenalan dan penerapan kegiatan
yang berbasis Sustainability pada siswa melalui proyek budidaya tanaman jahe
menggunakan Eco-EnzymePenelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan
desain penelitian One Groups Pretest-Posttest Design. Sampel pada penelitian ini
adalah anak pecinta lingkungan yang berjumlah 40 orang. Teknik pengambilan
sampel penelitian yaitu sampel jenuh. Proyek berbasis Sustainability
meningkatkan kompetensi mengevaluasi dan mendesain penemuan secara ilmiah
serta pemahaman Sustainable Development, ditunjukkan adanya perbedaan antara
nilai pretest yang memperoleh rata-rata 46,5 dan posttest yang memperoleh rata?rata 79 pada kompetensi mengevaluasi dan mendesain penemuan secara ilmiah
dengan peningkatan nilai tertinggi sebesar 30 poin untuk nilai pretest ke posttest
dan 15 untuk nilai terendah dari nilai pretest ke posttest. Serta pemahaman
Sustainable Development terdapat perbedaan antara nilai pretest dengan rata-rata
55,10 dan posttest dengan rata-rata 88,65 dan terdapat peningkatan nilai pretest ke
posttest sebesar 20 poin untuk nilai tertinggi dan 30 poin untuk nilai terendah.
Kata kunci: Mengevaluasi, Mendesain, Proyek, SDGs.