DETAIL DOCUMENT
PENGARUH FORTIFIKASI PROBIOTIK EM 4 DAN ST TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP DAN LAJU PERTUMBUHAN IKAN LELE (Clarias sp.) PADA SISTEM BIOFLOK SERTA IMPLEMENTASINYA PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Setyoningrum, Aisyah Syifa
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-03-07 07:59:58 
Abstract :
Ikan lele di Indonesia terdapat berbagai jenis, salah satunya Lele Sangkuriang (Clarias sp). Kemampuan bertahan hidup dan memiliki daya tahan tubuh yang baik karena memiliki aborescent yang memungkinkan ikan dapat mengambil oksigen langsung dari udara sehingga budidaya lele dapat dilakukan pada berbagai media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelangsungan hidup dan laju pertumbuhan ikan lele yang difortifikasi probiotik EM4 dan ST dalam sistem bioflok dan implementasinya dalam pembelajaran biologi. Perlakuan yang diberikan yaitu tanpa probiotik (P0), probiotik EM4 (P1), dan probiotik ST (P2). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Analisis data menggunakan Analysis of variance (ANOVA) one way factor dengan membandingkan Fhitung dengan Ftabel pada taraf 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perlakuan fortifikasi probiotik berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup (P < 0,05). Kelangsungan hidup ikan tertinggi diperoleh perlakuan P1 (94,7%), diikuti dengan perlakuan P2 (93%) dan terendah pada perlakuan P0 (86,3%). Perlakuan fortifikasi probiotik berpengaruh nyata terhadap laju pertumbuhan dan peningkatan bobot ikan (P < 0,05) tertinggi pada perlakuan P1 (122,6 gram dan 14,53 cm), diikuti oleh perlakuan P2 (112,97 gram dan 14,46 cm), dan laju pertumbuhan paling rendah pada perlakuan P0 (93,48 gram dan 12,4 cm). Implementasi hasil penelitian dalam penyusunan LKPD materi pertumbuhan dan perkembangan subbab faktor internal dan eksternal yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan hewan untuk SMA Kelas XII KD 3.1 dan 4.1. hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai validasi pada tahap 1 yaitu 78,75% kategori cukup layak dengan revisi dan nilai validasi pada tahap 2 yaitu 91,87% kategori sangat layak tanpa revisi. Kata Kunci: ikan lele, probiotik, bioflok, kelangsungan hidup, laju pertumbuhan 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang