DETAIL DOCUMENT
KEEFEKTIFAN MODEL BLENDED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MEMAHAMI BACAAN TEMA 1 ORGAN GERAK HEWAN DAN MANUSIA SUBTEMA 1 ORGAN GERAK HEWAN KELAS V SDN SENDANGASRI REMBANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
WAHYUNINGDIKDO, ACHMAD TAUFAN
Subject
LB1501 Primary Education 
Datestamp
2024-03-07 08:12:16 
Abstract :
Achmad Taufan Wahyuningdikdo.NPM 18120002.?Keefektifan Model Blended Learning Terhadap Kemampuan Memahami Bacaan Tema 1 Organ Gerak Hewan Dan Manusia Subtema 1 Organ Gerak Hewan Kelas V SDN Sendangasri Rembang?.Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarangn 2022. Pembimbing I Ikha Listyarini, S.Pd., M.Hum dan pembimbing II Filia Prima Artharina, S.Pd., M.Pd. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah masih rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik. Hal ini disebabkan kurangnya variasi dalam penggunaan model dan media pembelajaran sehingga masih banyak siswa yang tidak memperhatikan penjelasan guru. Permasalahan dalam penelitian ini adalah: Apakah Model Blended Learning efektif terhadap hasil belajar Tema 1 Organ Gerak Hewan Dan Manusia Subtema 1 Organ Gerak Hewan Kelas V SDN Sendangasri Rembang. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Pre-Experimental Desaign. Bentuk penelitian yang digunakan adalah one-group pretest-posttest desaign. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Sendangasri Rembang. Sampel yang diambil adalah 22 siswa kelas V dengan menggunakan teknik Sampling Jenuh. Data penelitian ini diperoleh melalui instrumen penelitian, pretest,posttest,dokumentasi, dan lembar observasi. Berdasarkan hasil analisis data yang diujikan diperoleh thitung = 5,622. Kemudian dibandingkan dengan harga ttabel pada db = 21 dengan taraf ? = 0,05 adalah 2,080. Kriteria pengujian hipotesis adalah Ho diterima apabila thitung < ttabel. Pada hasil perhitungan diperoleh thitung > ttabel sehingga Ho diterima. Artinya ada perbedaan rata-rata hasil belajar pretest dan hasil belajar posttest. Dari hasil perhitungan diketahui bahwa hasil belajar posttest terdapat 20 ssiwa atau 91% yang telah mencapai KKM dengan rata-rata hasil belajar posttest = 72,2 sedangkan hasil belajar pretest hanya terdapat 6 siswa atau 27% yang telah mencapai KKM dengan rata-rata hasil belajar pretest = 57,9. Ketuntasan belajar klasikal pada posttest telah mencapai 75% ,maka dapat disimpulkan bahwa model blended learning efektif terhadap hasil belajar siswa kelas V Tema 1 Organ Gerak Hewan Dan Manusia Subtema 1 Organ Gerak Hewan. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang