Abstract :
Terong (Solanum melongena L.) adalah tanaman hortikultura yang ditanam untuk
dimanfaatkan buahnya. Tanaman terong juga merupakan tanaman yang mudah
untuk dibudidayakan karena dapat tumbuh didataran rendah dan tinggi serta
memiliki perawatan yang cukup mudah. Dengan demikian terong merupakan
sayuran yang cukup menjanjikan untuk dijadikan peluang usaha. Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui pengaruh fortifikasi probiotik Bioprisma dan
Biogan terhadap produksi terong ungu pada sistem bioflok akuaponik ramah
lingkungan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) 3x3.
Pada perlakuan terdapat P0 tanpa pemberian probiotik (kontrol), P1 Fortifikasi
Probiotik Bioprisma, P2 Fortifikasi Probiotik Biogan. Paramater yang diamatai
adalah jumlah bunga dan bobot buah terong ungu. Data yang diperoleh
selanjutnya dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) dengan taraf 5%.
Hasil penelitian yang diperoleh pada rata-rata data jumlah bunga menunjukan
hasil tertinggi terdapat pada perlakuan fortifikasi probiotik Bioprisma (P1) yaitu
4,33 bunga yang mekar dan jumlah bunga terendah pada perlakuan tanpa
pemberian probiotik (P0) yaitu 2,33 bunga yang mekar, sedangkan pada rata-rata
bobot buah menujukan hasil terbaik pada perlakuan fortifikasi probiotik bioprisma
(P1) yaitu 38,93 gram dan rata-rata bobot buah terendah pada perlakuan tanpa
pemberian probiotik (P0) 20,6 gram. Sehingga dapat disimpulkan bahwa
pemberian probiotik cair Bioprisma berpengaruh terhadap jumlag bunga dan
bobot buah tanaman terong ungu pada sistem bioflok akuaponik ramah
lingkungan.
Kata Kunci : Probiotik Bioprisma, Probiotik Biogan, Bioflok Akuaponik, Terong
Ungu, Produksi