DETAIL DOCUMENT
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI PECAHAN TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA KELAS 4 SDN KLAMPOK LOR
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
BASKORO, AGUNG DWI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-03-08 02:29:53 
Abstract :
AGUNG DWI BASKORO. NPM 18120069 ?Implementasi Model Pembelajaran Problem Based Learning Pada Materi Pecahan Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Kelas IV SDN Klampok Lor?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I, Ibu Mira Azizah, S.Pd., M.Pd. dan Pembimbing II, Bapak Prasena Arisyanto, S.Pd., M.Pd. Juli 2022. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa yang belum menyelesaikan soal matematika dengan langkah-langkah yang benar dan masih ada siswa yang belum mengusai serta masih mengalami kesulitan dalam pemecahan masalah pada materi pecahan hal ini dapat dilihat dari hasil wawancara belajar siswa yang masih ada di bawah KKM. Perumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut. Apakah implementasi model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa materi pecahan untuk siswa kelas IV SDN Klampok Lor? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui peningkatan atau tidaknya kemampuan pemecahan masalah siswa setelah mengimplementasikan model Problem Based Learning pada materi pecahan untuk siswa di kelas IV SDN Klampok Lor. Jenis penelitian ini adalah penelitian metode kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IV SDN Klampok Lor Tahun Pelajaran 2021/2022. Sampel yang diambil adalah 30 siswa kelas IV dengan menggunakan Nonprobability Sampling berbentuk Sampling Jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes, wawancara, observasi dan Dokumentasi. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan pemecahan masalah. Hasil penelitian ini adalah (1) model Problem Based Learning dapat diimplementasikan di sekolah dasar pada materi oprasi hitung pecahan dengan penaksiran di kelas IV SDN Klampok Lor. Perhitungan uji t diperoleh thitung lebih besar dari pada ttabel maka ditolak dan diterima. Hal ini berarti kemampuan pemecahan masalah setelah diberikan perlakuan menggunakan model Problem Based Learning tidak sama pada siswa kelas IV Sekolah Dasar. Kemudian hasil perhitungan N-Gain didapat sebesar 0,640 hal ini masuk ke dalam klasifikasi sedang. Sehingga dapat disimpulkan adanya peningkatan kemampuan pemecahan masalah menggunakan model Problem Based Learning pada materi pecahan. Saran yang dapat disampaikan adalah supaya model Problem Based Learning dapat digunakan sebagai salah satu model pembelajaran alternatif guru dalam mengajar sehingga meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang