DETAIL DOCUMENT
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN ETNO-STEM TERHADAP KEMAMPUAN KOLABORASI SISWA PADA MATA PELAJARAN IPAS DI KELAS V SD NEGERI 03 SURU
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
MUSRIBATUN, JANATUN
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-01-05 01:50:39 
Abstract :
Janatun Musribatun. 2023. Keefektifan Model Pembelajaran ETNO-STEM Terhadap Kemampuan Kolaborasi Siswa Pada Mata pelajaran IPAS di Kelas V SD Negeri 03 Suru. Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I. Duwi Nuvitalia, Pembimbing II. M. Yusuf Setia W Kemampuan kolaborasi siswa ketika diberikan kerja kelompok nampak siswa kesulitan berkomunikasi dengan teman kelompoknya, hanya beberapa siswa saja yang aktif mengerjakan tugas yang diberikan. Hal tersebut disinyalir karena guru dalam kegiatan belajar mengajar menggunakan model atau langkah-langkah yang kurang inovatif dan bersifat monoton, sehingga siswa tidak tertarik pada materi pelajaran yang diajarkan. Fenomena ini merupakan permasalahan yang menuntut segera dicari penyelesaiannya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan yaitu dengan menerapkan model pembelajaran ETNO-STEM. ujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran ETNO-STEM efektif dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa pada mata pelajaran IPAS Kelas V SD Negeri 03 Suru. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian ?Quasi Eksperimen?. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan angket, observasi dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data menggunakan uji Paired Sampel t-test. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa Model ETNO-STEM efektif terhadap meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa pada mata pelajaran IPAS Kelas V SD Negeri 03 Suru Tahun Pelajaran 2023/2024 diperoleh nilai thitung sebesar 7,608. Nilai thitung tersebut kemudian dikonsultasikan dengan ttabel pada taraf signifikan 5 % dengan Derajat Kebebasan (DK)= N-1 atau 23 ? 1 = 22 dimana diperoleh ttabel = 2,074 ternyata thitung = 4,63> ttabel = 2,074, sedangkan nilai sig. (2-tailed) adalah 0,000 sehingga p<0,05 yang berarti menerima hipotesis. Saran yang dapat disampaikan pada penelitian ini adalah dapat menjadi referensi untuk meningkatkan kearifan lokal yang ada di sekitar sekolah dan daerah tempat tinggal siswa. Kata Kunci : Model Pembelajaran, ETNO-STEM, Kemampuan Kolaborasi 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang