DETAIL DOCUMENT
PENANAMAN NILAI KARAKTER MELALUI EKSTRAKURIKULER SENI MUSIK ANGKLUNG DI SD NEGERI 4 GUBUG KABUPATEN GROBOGAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
WIJAYANTI, ALFINA HARUBI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-03-08 04:12:32 
Abstract :
ALFINA HARUBI WIJAYANTI. NPM 18120255. ? Penanaman Nilai Karakter Melalui Ekstrakurikuler Seni Musik Angklung di SD Negeri 4 Gubug Kabupaten Grobogan?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. 2022. Dosen Pembimbing I: Sunan Baedowi, S.H.I., M.S.I. Dosen Pembimbing II: Mira Azizah, S.Pd., M.Pd. Pandemi COVID-19 menimbulkan berbagai dampak dalam dunia pendidikan, khususnya degradasi karakter yang terjadi pada siswa sekolah dasar. Fenomena ini disertai efek character lost yang disebabkan oleh transisi pembelajaran yang diterapkan pemerintah selama masa pandemi. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka perlu dilakukan upaya penanaman kembali nilai karakter dalam diri siswa. SD Negeri 4 Gubug memiliki konsep inovatif untuk mengatasi permasalahan yang ada dengan mencanangkan kegiatan ekstrakurikuler seni musik angklung. Fokus penelitian ini yaitu bagaimanakah implementasi penanaman nilai karakter melalui kegiatan ekstrakurikuler seni musik angklung di SD Negeri 4 Gubug Kabupaten Grobogan?. Adapun tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi penanaman nilai karakter pada kegiatan ekstrakurikuler seni musik angklung di SD Negeri 4 Gubug Kabupaten Grobogan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian diambil dengan teknik triangulasi menggunakan tiga metode yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Setting penelitian dilakukan di SD Negeri 4 Gubug Kabupaten Grobogan. Subjek penelitian adalah siswa ekstrakurikuler, pembimbing ekstrakurikuler, serta kepala sekolah SD Negeri 4 Gubug. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler seni musik angklung terdiri dari 3 tahap yaitu tahap pra kegiatan, tahap inti kegiatan, dan tahap pasca kegiatan. Dimana dalam kegiatan tersebut terwujud beberapa nilai karakter, diantaranya nilai religius, disiplin, tanggungjawab, peduli sosial, peduli lingkungan, bersahabat/komunikatif, mandiri, dan cinta tanah air. Hambatan yang terjadi yakni belum adanya ruangan khusus, serta terbatasnya jumlah angklung. Sedangkan dukungan yang ada adalah dukungan materil serta dukungan moril dari pihak sekolah. Berdasarkan hasil penelitian, saran yang diberikan adalah siswa hendaknya berlatih sungguh-sungguh dengan mencatat notasi yang diajarkan serta mengajak teman sekelasnya, pembimbing hendaknya mengikuti pelatihan teknik permainan angklung dan studi banding agar kegiatan ekstrakurikuler seni musik angklung lebih berkembang, serta pihak sekolah mewajibkan siswa pada jenjang tertentu untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seni musik angklung dengan membuat aturan khusus dan mencantumkan poin keaktifan kegiatan ekstrakurikuler ke dalam salah satu poin keaktifan yang tertulis di raport. Kata Kunci: Karakter, Ekstrakurikuler, Angklung 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang