DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PENGARUH WAKTU DAN TEKANAN SISTEM VAKUM PADA PROSES PENYULINGAN MINYAK ASTIRI BERBAHAN BAKU DAUN NILAM
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Sujatmiko, M Arifin
Subject
TJ Mechanical engineering and machinery 
Datestamp
2024-03-08 07:06:48 
Abstract :
ABSTRAK Negara kita termasuk salah satu negara penghasil minyak atsiri terbesar di dunia, dan minyak ini juga merupakan komoditi yang menghasilkan devisa negara. Oleh karena itu pada tahun-tahun terakhir ini, minyak atsiri mendapat perhatian yang cukup besar dari pemerintah Indonesia. Sampai saat ini Indonesia baru menghasilkan dua belas jenis minyak atsiri yaitu: minyak cengkeh, minyak kenanga, minyak nilam, minyak akar wangi, minyak pala, minyak kayu putih, minyak sereh wangi, minyak jahe, minyak lada, minyak cendana, minyak kemukus, dan minyak masoyi. Dari dua belas jenis minyak atsiri ini terdapat enam jenis minyak yang paling menonjol di Indonesia yaitu: minyak pala, minyak nilam, minyak cengkeh, minyak kayu putih, minyak sereh wangi, dan minyak akar wangiData yang diperoleh dari hasil pengujian proses penyulingan minyak atsiri dengan metode uap dengan pengaruh tekanan dan waktu yang dibutuhkan pembacaan data untuk proses mengamati hasil miyak atsiri yang terjadi Daun nilam yang digunakan sebanyak 2 kg dengan menggunakan air sebagai pelarut sebanyak 30 liter dalam tiga pengujian. Proses penyulingan dilakukan dengan memvariasikan waktu penyulingan (3, 4, 5) jam dengan tekanan penyulingan (0,5 bar, 1 bar, 1,5 bar) dalam tiga pengujian.Pengujian pertama lama waktu pengujian pertsms 3 jam dengan tekanan 0,5 bar menghasilkan minyak nilam 0,5 ml, selanjutnya pengujian kedua dengan lama waktu 3 jam dengan tekanan 0,5 bar menghasilkan minyak nilam 0,7 ml, selanjutnya lagi pengujian ketiga dengan lama waktu 3 jam dengan tekanan 0,5 bar menghasilkan minyak nilam 0,4 ml.Pengujian pertama lama waktu pengujian pertsms 4 jam dengan tekanan 1 bar menghasilkan minyak nilam 1 ml, selanjutnya pengujian kedua dengan lama waktu 4 jam dengan tekanan 1 bar menghasilkan minyak nilam 1,2 ml, selanjutnya lagi pengujian ketiga dengan lama waktu 4 jam dengan tekanan 1 bar menghasilkan minyak nilam 0,9 ml.Pengujian pertama lama waktu pengujian 5 jam dengan tekanan 1,5 bar menghasilkan minyak nilam 2,5 ml, selanjutnya pengujian kedua dengan lama waktu 5 jam dengan tekanan 1,5 bar menghasilkan minyak nilam 2,6 ml, selanjutnya lagi pengujian ketiga dengan lama waktu 5 jam dengan tekanan 1,5 bar menghasilkan minyak nilam 2,2 ml. Penyulingan yang dilakukan semakin lama maka rendemen minyak nilam yang akan dihasilkan semakin banyak maka dari perbandingan waktu vii selama 3 jam, 4 jam, 5 jam waktu penyulingan yang optimal adalah 5 jam dengan mengsilkan minyak nilam sebanyak 2,6 ml.Tekanan yang diperlukan untuk mendapakan rendemen minyak nilam paling banyak adalah 1,5 bar dengan menghasilkan minyak nilam sebanyak 2,6 ml dari perbandingan tekanan 0,5 bar, 1 bar, 1,5 bar.Maka semakin lama waktu proses penyulingan dan semakin besar tekanan maka akan semakin banyak minyak yang dishasilkan. Kata Kunci : Pengaruh Waktu, Pengaruh Teakanan, Hasil Penyulingan 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang