DETAIL DOCUMENT
PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK ROUND ROBIN TERHADAP KECANDUAN GAME ONLINE PADA SISWA SMA PGRI PATI TAHUN AJARAN 2021/2022
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
SUPRAYOGO, AGUNG
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-03-08 07:06:16 
Abstract :
Agung Suprayogo. NPM 17110110. Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Round Robin Terhadap Kecanduan Game Online Pada Siswa SMA PGRI Pati Tahun Ajaran 2021/2022. Program Studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang 2021. Dr. Heri Saptadi Ismanto, S.Pd, M.Pd., Kons. Agus Setiawan, S.Pd., M.Pd. Teknologi Informasi pada era modern ini sedang berkembang dengan pesatnya sehingga dapat mempermudah kita dalam melakukan komunikasi, mencari informasi dan bahkan dalam hal hiburan sekalipun. Perkembagan pesat game online dipengaruhi dengan berkembang pesatnya teknologi yang semakin canggih dari tahun ke tahun. Ternyata dibalik mudahnya akses game online yang bisa digunakan oleh siapa saja dan dimana saja dapat menimbul rasa kecanduan yang menyebab kan pemainnya lupa akan aktivitasnya didunia nyata. Fenomena kecanduan game online sudah terjadi di SMA PGRI Pati pada kelas XI MIPA,. Rumusan masalah dalam penelitian ini adakah pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik round robin terhadap rasa kencaduan game online pada siswa SMA PGRI Pati. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik round robin terhadap kecanduan game online pada siswa SMA PGRI PATI. Pada hasil penelitian ini terdapat pengaruh yang terjadi pada delapan siswa setelah dilakukannya layanan bimbingan kelompok, bukti terjadinya pengaruh setelah dilakukannya layanan bimbingan kelompok dapat dilihat dari data hasil pretest yang dilakukan oleh peneliti sebelum dilakukannya layanan bimbingan kelompok, pada data pre test terdapat delapan siswa pada kategori tinggi dengan presentase 44%, 1 siswa pada kategori sedang dengan presentase sebesar 6% dan 9 siswa pada kategori sangat rendah dengan presentase sebesar 50%. Peneliti mengambil delapan siswa yang memiliki kategori kecanduan game online tinggi. Setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan teknik round robin, peneliti melakukan pengumpulan data post test. Hasil dari data post test menunjukan penurunan kategori terhadap delapan siswa yang memiliki kategori tinggi, dari delapan siswa yang memiliki kategori tinggi, pada hasil post test terdapat 3 siswa berada di kategori rendah dengan jumlah presentase sebesar 38% dan terdapat 5 siswa berada di kategori sedang dengan jumlah presentase sebesar 63%. Dari hasil pre test dan post test serta diberikannya layanan bimbingan kelompok sebanyak tiga kali, Maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh antara layanan bimbingan kelompok dengan teknik round robin terhadap kecanduan Game Online pada siswa. Kata Kunci : Kecanduan Game Online, Layanan Bimbingan Kelompok, Round Robin. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang