Abstract :
Abstrak
Meningkatnya inovasi teknologi yang semakin maju mendorong
pengembangan energi baru dan terbarukan terus di upayakan. Indonesia yang
setiap tahunnya selalu diramaikan dengan keributan-keributan yang tidak
bermanfaat yang diakibatkan dari kelangkaan dan kenaikan harga BBM. Berbagai
cara dilakukan untuk menghemat pemakaian bahan bakar, salah satunya air yang
dapat dimanfaatkan menjadi bahan bakar sebuah kendaraan ataupun kompor,
dengan mengkonversi air menjadi gas HHO. HHO merupakan hasil dari
elektrolisis air dengan menggunakan arus listrik yang searah, sehingga terpecah
menjadi gas hidrogen dan oksigen murni yang memiliki nilai kalor yang tinggi.
Penelitian ini berkaitan dengan produksi gas hidrogen (H2O)
menggunakan metode elektrolisis. Gas H2O merupakan sumber Energi Baru
Terbarukan (EBT). Penelitian ini bertujuan untuk laju reaksi gas hidrogen yang
di hasilkan oleh generator H2O, dengan memebandingkan voltase dan perbedaan
persentase katalis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi gas H2O dengan
konsentrasi tertinggi diperoleh pada persentase campuran katalis 1,5% NaHCO3
(Natrium Bikarbonat), 98,5% aquades dengan voltase 14 volt yang menghasilkan
laju reaksi gas 11,45 ml/s. Hal ini karena dengan semakin banyaknya kandungan
NaHCO3 (Natrium Bikarbonat) dalam air, maka air tersebut semakin besar dalam
menghantarkan arus listrik, dan membuat larutan elektrolit semakin jenuh/larutan
semakin pekat. Serta semakin banyak voltase maka muatan elektron yang
terbentuk semakin banyak dan padat sehingga lebih cepat mencapai elektroda dan
cepat dalam pembentukan gelembung gas hidrogen