DETAIL DOCUMENT
UPAYA MENINGKATAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI PERMAINAN PLAYDOUGH PADA KELOMPOK B DI TK PGRI 44
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
MARIATI, MARIATI
Subject
LB1501 Primary Education 
Datestamp
2024-03-14 06:39:12 
Abstract :
ABSTRAK MARIATI. NPM 19156138. ?Upaya Meningkatkan Kemampuan motorik halus Anak Usia Dini Melalui Permainan Play Dough pada Kelompok B TK pgri 44 Tahun Pelajaran 2020/2021?. Penelitian ini dilatarbelakangi masih rendahnya kemampuan motorik halus pada anak kelompok B TK PGRI 44Semarang. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan motorik halus melalui metode bercerita. Metode bercerita yang digunakan dibatasi pada tema binatang dengan sub tema gajah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah anak didik kelompok B Tk PGRI 44 Semarang yang berjumlah 15 anak. Obyek penelitian ini adalah kemampuan motorik halus anak melalui permainan play dough. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi wawancara,tanya jawab. Instrumen yang digunakan adalah pedoman observasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatanbermain play dough yang dilakukan melalui stimulasi bercerita. Tindakan tersebut dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak. Pada saat dilakukan observasi pra tindakan, pada indikator bermain play dough sebesar 0% masih menunjukkan bahwa hasil pelaksanaan masih kurang dari indikator keberhasilan yang ditentukan berada pada kriteria kurang sekali, pada Siklus I indikator motorik halus melalui permainan play dough sebesar 60,4% menunjukkan adanya peningkatan namun belum mencapai indikator yang ditentukan karena masih berada pada kriteria berkembang sesuai harapan dan pada Siklus II indikator motorik halus melalui permainan play dough sebesar 53,6,6%. Perolehan persentase pada Siklus II menunjukkan bahwa kemampuan anak TK B dalam bermain play dough dengan kriteria sangat baik telah mencapai indikator keberhasilan sebesar 66,6% dan pelaksanaan penelitian dihentikan. Secara umum dapat disimpulkan bahwa bermain play dough dapat meningkatkan kemampuan motorik halus. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penelitian telah berhasil dilakukan dan kemampuan motorik halus anak dalam bermain playdough pada kelompok B di TK PGRI 44 Semarang dapat ditingkatkan melalui metode bercerita. Kata kunci : Pengaruh Bermain Playdough Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang