DETAIL DOCUMENT
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN GAYA RESIPROKAL DAN GAYA KOMANDO DALAM MENINGKATAN HASIL BELAJAR SHOOTING BASKET SISWA KELAS VII SMP N 1 WIRADESA KABUPATEN PEKALONGAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Imran, Fikri Helmi
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-01-05 02:14:10 
Abstract :
Fikri Helmi Imran. 19230102. ?Perbandingan Model Pembelajaran Gaya Resiprokal dan Gaya Komando dalam meningkatkan shooting basket terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas VII SMP 1 Wiradesa? program studi Pendidikan jasmani dan keolahragaan. Fakultas Pendidikan ilmu pengetahuan Sosial dan keolahragaan, Universitas PGRI Semarang, 2023. Masih kurang baiknya siswa yang melakukan Shooting disebabkan oleh cara pelemparan bola menuju keranjang basket yang kurang tepat karena terkesan asal lempar saja. Kesan siswa yang melakukan hal tersebut menyebabkan bola terbuang percuma karena hanya akanmengeluarkan tenaga yang tidaklah efektif dan efisien untuk memperoleh tujuan, yaitu melemparkan bola sampai masuk kedalam keranjang.Penelitian ini menggunakan pre-test post-test control design, dengan pengambilan sampel simple random sampling dengan pembagian kelompok menggunakan aplikasi di play store yaitu spin the wall. Pembagian variabel berdasarkan pre-test yang mana setelah di lakukan p``re-test bahwa kelas 7.2 sebagai gaya komando dan kelas 7.7 sebagai kelas gaya resiprokal. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, pre-test, post-test, dokumentasi. Variabel dalam penelitian ini yaitu variabel X adalah Gaya Resiprokal dan Gaya Komando dan variabel Y adalah hasil belajar shooting basket Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas gaya resiprokal rata-rata pre-test 56,667 dari poin maksimal 100, rata-rata hasil post-test sebesar 86,389 dari poin maksimal 100, dan rata-rata peningkatan dari pre-test dengan post-test sebesar 29.772 sedangkan pada kelas gaya komando rata-rata pre-test 56.562 dari poin maksimal 100 ,rata-rata hasil post-test sebesar 77.187 dari maksimal perolehan poin 100, dan rata-rata peningkatan dari pre-test dengan post-test sebesar 20.625 Hasil analisis uji paired sample t test signifikansi hitung sebesar 0,001 < 0,05. Berdasarkan dari hasil uji paired sample t test dan analisi data tersebut dapat disimpulkan bahwa ada peningakatan hasil belajar shooting basket setelah mendapatkan treatment model pembelajaran gaya resiprokal. Saran yang dapat penulis sampaikan adalah harus berani mencoba dengan bervariasi model pembelajaran agar hasil belajar siswa dapat maksimal. Kata Kunci : Resiprokal, Komando, Hasil Belajar Shooting Basket 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang