DETAIL DOCUMENT
ANALISIS KESULITAN BELAJAR SISWA KELAS V DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA MATERI OPERASI HITUNG PECAHAN SD NEGERI SENDANGSOKO KECAMATAN JAKENAN KABUPATEN PATI
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
HASTUTI, PRIHMUKTI SETYO DWI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-03-15 03:13:17 
Abstract :
PRIHMUKTI SETYO DWI HASTUTI. NPM 16120030. ?Analisis Kesulitan Belajar Siswa Dalam Pemecahan Masalah Matematika Materi Operasi Hitung Pecahan SD Negeri Sendangsoko Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. 2022. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas V pada pemecahan masalah materi operasi hitung pecahan. Hal tersebut disebabkan siswa mengalami kesulitan?kesulitan dalam belajar pemecahan masalah materi operasi hitung pecahan. Pertanyaan dalam penelitian ini adalah: (1) Apa saja kesulitan siswa kelas V dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah operasi hitung pecahan? (2) Apa saja faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa kelas V dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah operasi hitung pecahan SD Negeri Sendangsoko Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) kesulitan-kesulitan dan (2) faktor yang menyebabkan siswa kelas V kesulitan dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah materi operasi hitung pecahan SD Negeri Sendangsoko Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian siswa kelas V SD Negeri Sendangsoko Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati tahun pelajaran 2020/2021 yang mengalami kesulitan belajar berjumlah 15 siswa. Teknik analisis data diperoleh melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Siswa kelas V SD Negeri Sendangsoko Kecamatan Jakenan Kabupaten Pati mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah yang meliputi: kurangnya pemahaman bahasa, kesulitan mengubah model matematika ke kalimat matematika, kesulitan dalam membaca, sering tertukar operasi hitung yang digunakan, lemah dalam keterampilan berhitung, kurangnya pengetahuan siswa pada pemecahan masalah. (2) Faktor penyebabnya adalah faktor internal dan eksternal. (a) faktor internal, meliputi: Rendahnya minat belajar, motivasi belajar rendah, kesiapan, dan kesehatan tubuh. (b) Faktor eksternal meliputi: (1) lingkungan keluarga karena kurangnya perhatian dan bimbingan orangtua. (2) lingkungan sekolah dari guru yang kurang tegas/kurang memotivasi, dan cara mengajar yang tidak menggunakan alat peraga pembelajaran, model dan metode yang kurang bervariatif. Waktu sekolah yang terbatas selama covid-19. Terbatasnya fasilitas sekolah yang diberikan yaitu LCD yang kurang memadai. (3) Faktor mass media dan lingkungan sosial, meliputi: penggunaan HP dan TV, lingkungan pertemanan dan tetangga yang kurang memotivasi semangat belajar. Berdasarkan hasil penelitian ini yang dapat disampaikan adalah agar guru meningkatkan motivasi siswa dan memperbaiki cara mengajar. Sedangkan bagi siswa harus meningkatkan minat dan motivasi belajar, menjaga kesehatan tubuh, dan sering berlatih soal pemecahan masalah. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang