DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN KEMATANGAN EMOSI DENGAN PERENCANAAN KARIR SISWA KELAS VIII MTs TARBIYATUS SIBYAN KECAMATAN GEMBONG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
RISTIANI, RISTIANI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-03-15 03:15:51 
Abstract :
Ristiani. NPM 17110131.?Hubungan Hubungan Kematangan Emosi dengan Perencanaan Karir Siswa Kelas VII & VIII MTs Tarbiyatus Sibyan?. Skripsi. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. 2022. Pembimbing 1 Dr. M.Th.S.R. Retnaningdyastuti, M.Pd. Pembimbing II MA. Primaningrum DM., S.Psi., M.Psi.,Psi. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah siswa kurang memiliki kematangan emosi yang kurang terhadap pengambilan keputusan yang dimiliki, hal tersebut berkaitan dengan perencanaan karir. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara kematangan emosi dengan perencanaan karir siswa kelas VII & VIII MTs Tarbiyatus Sibyan Kecamatan Gembong. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2020/2023 di MTs Tarbiyatus Sibyan. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas VII & VIII MTs tarbiyatus Sibyan dengan jumlah 55 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Dari populasi yang ada terdapat sebanyak 55 siswa sekaligus dijadikan untuk sampel. Instrumen yang digunakan menggunakan skala Likert, teknik analisis yang digunakan yaitu korelasi Product Moment. Hasil penelitian berdasarkan analisis deskriptif menunjukan bahwa perencanaan karir siswa kelas VII & VIII MTs Tarbiyatus Sibyan yaitu dari 55 subjek kategori perencanaan karir sangat rendah terdiri dari 4 siswa (8%). kategori rendah terdiri dari 7 siswa (12%), kategori sedang terdiri dari 32 siswa (58%), kategori tinggi terdapat 8 siswa (14%), dan kategori sangat tinggi terdapat 4 siswa (8%). Hasil data untuk kematangan emosi siswa kelas VII & VIII MTs Tarbiyatus Sibyan yaitu dari 55 subjek dengan skor kategori kematangan emosi sangat rendah terdiri dari 9 siswa (16%), kategori rendah terdiri dari 13 siswa (23%), kategori sedang terdiri dari 22 siswa (41%), kategori tinggi terdapat 4 siswa (8%), kategori sangat tinggi terdapat 7 siswa (12%). Berdasarkan hasil uji hipotesis dalam uji korelasi Product Moment diperoleh diperoleh r hitung < r tabel 0,742 < 0,266 dengan nilai signifikasi 0,001< 0,05 yang artinya dapat diambil kesimpulan bahwa kedua variabel berkorelasi diperoleh hasil yang menunjukan bahwa ada hubungan antara kematangan emosi dan perencanaan karir yang signifikan dari kedua variabel yaitu 0,742, Ha diterima pada taraf siginfikan 5% dan Ho ditolak. Dengan nilai koefisien determinasi 55%, berdasarkan hasil tersebut bahwa kematangan emosi memberikan sumbangan terhadap perencanaan karir siswa sebesar 55% sedangkan 45% dipengaruhi oleh faktor lain. Berdasarkan hasil dari penelitian ini, peneliti memberikan beberapa saran. Bagi kepala sekolah diharapkan lebih mengoptimalkan program-program yang ada dalam BK berupa fasilitas penunjang sehingga guru-guru dapat memberikan program layanan secara maksimal. Bagi siswa diharapkan dapat mengembangkan kematangan emosinya dengan baik serta mampu menciptakan perencanaan karir yang sesuai dengan bakat dan minatnya. Bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menggunakan variabel selain kematangan emosi untuk meneliti hubungan dengan variabel perencanaan karir juga dapat menggunakan metode lain agar dapat memberikan hasil yang variatif. Kata kunci : Kematangan Emosi, Perencanaan Karir. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang