DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN RESILIENSI REMAJA DENGAN DUKUNGAN SOSIAL GURU BIMBINGAN DAN KONSELING
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Syaputra, Miftah Dwi
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-03-15 03:41:35 
Abstract :
ABSTRAK Miftah Dwi Syaputra. 16110121. ?Hubungan Resiliensi Remaja dengan Dukungan Sosial Guru Bimbingan dan Konseling?. Skripsi. Program Studi Bimbingan Dan Konseling. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. Dr, Heri Saptadi Ismanto, S. Pd., M. Pd., Kons., Desi Maulia, S.Psi., M.Psi., Psi. November. 2022. Berdasarkan latar belakang masalah kondisi kedisiplinan beberapa siswa kurang baik selama pembelajaran jarak jauh. Beberapa siswa melakukan pelanggaran seperti mengumpulkan tugas terlambat, tidak menggunakan seragam ketika kelas online, makan dan minum pada saat belajar. Maka tujuan penelitian ini adalah: mengetahui hubungan resiliensi remaja dengan dukungan sosial guru bimbingan dan konseling. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian korelasional, karena bertujuan untuk menemukan ada tidaknya hubungan dua variabel atau menyatakan besar kecinya hubungan antara dua variabel penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPS MAN 1 Demak, yang berjumlah 108 siswa dari tiga kelas. Try out akan dilaksanakan di kelas X IPS 1 dengan jumlah 36 Siswa.Teknik sampling yang digunakan adalah teknik Untuk menentukan sampel yang akan digunakan dalam penelitian, terdapat berbagai teknik sampling yang digunakan. Pada penelitian ini teknik sampling yang digunakan adalah teknik cluster random sampling. Teknik cluster random sampling merupakan teknik sampling daerah yang digunakan untuk menentukan sampel bila objek yang akan diteliti atau sumber data sangat luas (Sugiyono, 2017). Hasil analisis Anova dalam SPSS, jika nilai signifikan > 0,05, maka distribusi data adalah homogen dan jika nilai signifikan < 0,05, maka distribusi data adalah tidak homogen. Dengan hasil variabel resiliensi remaja dan dukungan sosial guru bimbingan dan konseling adalah homogen 0,738>0,05. Hasil analisis membuktikan bahwa resiliensi remaja dan dukungan sosial guru bimbingan dan konseling mempunyai hubungan yang signifikan, kemudian hasil uji korelasi diperoleh signifikan F change 0,01<0,05 artinya memiliiki person correlated dalam tahap korelasi positif yang kuat. Saran yang dapat peneliti sampaikan hendaknya meningkatkan kemampuan resiliensi remaja. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang