DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PEMAHAMAN MATEMATIS SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATERI FPB DAN KPK KELAS IV SEKOLAH DASAR
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
WARDANI, ANGGUN SEPTI
Subject
LB1501 Primary Education 
Datestamp
2024-03-21 01:51:58 
Abstract :
ANGGUN SEPTI WARDANI. NPM 16120346. ?Analisis Pemahaman Matematis Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi FPB & KPK Kelas IV Sekolah Dasar?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang 2022. Konteks dalam penelitian ini adalah beberapa siswa belum bisa membedakan soal cerita FPB & KPK, siswa juga masih banyak yang belum bisa menerapkan konsep FPB & KPK dengan benar. Permasalahan tersebut berdampak pada rendanya hasil belajar siswa hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa yang masih banyak mendapat nilai dibawah KKM. Pertanyaan dalam penelitian ini adalah bagaimana pemahaman matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi FPB dan KPK di kelas IV SD N 3 Bendanpete Jepara? Tujuan dari penelitian ini yaitu, untuk menganalisis pemahaman matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika materi FPB dan KPK di kelas IV SD N 3 Bendanpete Jepara. Jenis pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode fenomenalogi. Sumber data penelitian ini siswa kelas IV SD N 3 Bendanpete Jepara yang berjumlah 21 siswa. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui tes, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan triangulasi tehnik dan sumber. Metode analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil pemahaman matematis siswa dalam menyelesaikan soal cerita FPB & KPK termasuk kategori ?rendah? dengan nilai indikator translansi sebanyak 63,3%, interpretasi sebanyak 33,8%, dan translansi 43,8%. Dari tiga indikator tersebut pemahaman siswa paling kurang dibagian interpretasi dimana siswa belum bisa menerapkan konsep FPB & KPK dengan benar. Saran yang dapat disampaikan adalah siswa sebaiknya tidak hanya menghafal rumus karena itu hanya bisa diingat sementara, siswa paham akan materi yang diajarkan dan mengerti makna konsep sehingga saat diberikan soal yang berbeda dengan contoh siswa dapat menyelesaikan soal tersebut dengan tepat. Saat mengajar guru sebaiknya memastikan siswa memahami konsep bukan sekedar menghafal rumus, hal ini membutuhkan tehnik dan strategi yang tidak didapatkan secara instan tetapi melalui latihan-latihan mengerjakan soal secara rutin. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang