Abstract :
Nata de carica merupakan produk hasil inovasi fermentasi sari buah carica dengan
menggunakan kultur bakteri Acetobacter xylinum. Penelitian ini bertujuan mengkaji
pengaruh penambahan konsentrasi starter Acetobacter xylinum dan lama fermentasi
terhadap karakteristik fisik (kekenyalan, warna, ketebalan, rendemen), kimia (kadar
serat kasar, kadar air) dan organoleptik (uji deskriptif) dari nata de carica.
Rancangan percobaan menggunakan rancangan faktorial dengan dua faktor yaitu
konsentrasi starter Acetobacter xylinum (10%, 15% dan 20%) dan lama fermentasi
(7 hari dan 14 hari). Tahap penelitian meliputi proses pembuatan starter
Acetobacter xylinum, selanjutnya pembuatan sari buah carica kemudian dilakukan
pembutan nata de carica dan difermentasi. Berdasarkan hasil penelitian
menunjukkan terdapat hubungan antara ketebalan, rendemen, kekenyalan dan serat
kasar yaitu semakin tebal nata maka rendemen, kekenyalan dan serat kasar semakin
tinggi. Ketebalan tertinggi pada sampel K20W14 sebesar6,29 mm, rendemen
40,04%, kekenyalan 521,27 g/mm dan serat kasar 1,05%. Hasil pengujian warna
menunjukkan perubahan warna dipengaruhi oleh lama fermentasi nilai tertinggi
pada sampel K10W7 dengan nilai L* sebesar 60,2, nilai a* sebesar -1,02 dan nilai
b* sebesar 3,54. dan kadar air nata de carica rerata berkisar 8,69-98,89%. Pengujian
organoleptik deskriptif baik dari parameter kekenyalan yaitu sangat kenyal, warna
nata yaitu agak keputihan, aroma nata yang tidak asam dan rasa nata yang hambar.
Kata kunci: Carica; Fermentasi; Karakteristik; Nata; Starter