DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PELAKSANAAN BLENDED LEARNING PADA MATA PELAJARAN BAHASA INGGRIS KELAS IV DI SD SUPRIYADI SEMARANG TAHUN AJARAN 2021/2022
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
larassati, Eviana
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-03-21 02:01:54 
Abstract :
Eviana larassati. NPM 17120116. ?Analisis Pelaksanaan Blended Learning Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris Kelas IV Di SD Supriyadi Semarang tahun ajaran2021\2022?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. 2022. Konteks penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran daring di SD Supriyadi Semarang yang tidak efektif dan kurang maksimal di masa pandemi covid-19. Pembelajaran yang semula dilakukan dengan murni tatap muka di sekolah sekarang berubah menggunakan blended learning atau pembelajaran campuran antara tatap muka dan dipadukan dengan dalam jaringan (daring). Fokus penelitian ini adalah 1) Bagaimana pelaksanaan blended learning pada mata pelajaran bahasa Inggris kelas IV di SD Supriyadi Semarang? 2) Apa kendala pelaksanaan blended learning pada mata pelajaran bahasa Inggris kelas IV di SD Supriyadi Semarang? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pelaksanaan pembelajaran blended learning pada mata pelajaran Bahasa Inggris kelas IV di SD Supriyadi Semarang serta untuk mengetahui kendala pelaksanaan blended learning pada mata pelajaran bahasa Inggris kelas IV di SD Supriyadi Semarang. Metode penelitian ini adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilaksanakan di SD Supriyadi Semarang. Subjek penelitian ini meliputi perwakilan siswa kelas IV E, guru bahasa Inggris kelas IV E, dan kepala sekolah. Hasil penelitian ini diperoleh pelaksanaan pembelajaran blended learning pada mata pelajaran Bahasa Inggris di SD Supriyadi Semarang menerapkan Enriched virtual model yaitu pembelajaran daring dan luring dilaksanakan secara bersamaan di waktu dan tahapan yang sama. Perencanaan disusun secara sistematis oleh guru dimulai dari menyiapkan perangkat pembelajaran media dan bahan ajar blended learning serta penjadwalan dengan membagi dua kelompok peserta didik yang daring dan luring. Dalam pelaksanaannya sudah sesuai dengan RPP dan tahapan pembelajaran dari model blended learning yaitu meliputi seeking of information, acquisition of information dan synthesizing of knowledge. Pembelajaran daring memanfaatkan zoom atau google meet. Evaluasi dengan penilaian tes dan non tes fokus penilaian adalah pengetahuan dari keempat keterampilan pada bahasa Inggris dilaksanakan secara langsung saat proses pembelajaran ataupun melalui google form. Adapun kendala yang dirasakan adalah sinyal, kehadiran siswa, keterbatasan waktu dan guru dalam memantau dan mengelola pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian saran yang dapat disampaikan bagi guru mampu mengembangkan keterampilan pengelolaan kelas dan media yang lebih kreatif dalam pembelajaran blended, bagi peserta didik hendaknya tetap aktif dan semangat saat pembelajaran berlangsung walaupun dilakukan secara daring, bagi lembaga terkait khususnya lembaga pendidikan dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan kebijakan dunia pendidikan. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang