Abstract :
Ikan patin (Pangasius djambal) merupakan jenis ikan konsumsi yang memiliki
nilai jual tinggi karena nilai gizi yang cukup tinggi yang dimiliki, namun dalam
kegiatan budidaya perikanan saat ini masih banyak menggunakan teknologi
konvensional yang menyebabkan kualitas pada media pemeliharaan kurang
optimal. Salah satu inovasi teknologi modern yang dapat diaplikasikan untuk
memperbaiki kualitas air dan pertumbuhan ikan dapat melalui sistem akuaponik.
Perbaikan kualitas air menggunakan akuaponik dapat ditambahkan juga dengan
pemberian eco enzyme. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh
pemberian eco enzyme terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan patin
serta implementasinya pada pembelajaran biologi. Metode penelitian ini
menggunakan metode eksperimen dengan desain Rancangan Acak Lengkap
(RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 kali ulangan yaitu P0 (Kontrol, tanpa pemberian
eco enzyme), P1 (pemberian eco enzyme 1,0 ml/L air), P2 (pemberian eco enzyme
1,5 ml/L air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh pemberian
eco enzyme pada sistem akuaponik terhadap kelangsungan hidup dan
pertumbuhan ikan patin dengan rata-rata pertumbuhan tertinggi terdapat pada
perlakuan 2 (pemberian eco enzyme 1,5 ml/L air) diperoleh hasil dengan rata-rata
panjang 19,49 cm dan rata-rata bobot mencapai 61,85 gram selama masa
pemeliharaan 90 hari. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian
eco enzyme berpengaruh terhadap kelangsungan hidup dan pertumbuhan ikan
patin tetapi laju pertumbuhannya lambat. Hasil dari penelitian ini juga dapat
diimplementasikan pada pembelajaran biologi berupa LKPD sebagai petunjuk
praktikum pada materi pertumbuhan dan perkembangan untuk siswa Kelas XII
SMA.
Kata kunci: Akuaponik, Eco enzyme, Kelangsungan Hidup, Patin, Pertumbuhan