DETAIL DOCUMENT
STUDI YURIDIS PENARIKAN PAKSA KENDARAAN BERMOTOR DALAM PERJANJIAN KREDIT DI KECAMATAN SUKOREJO KABUPATEN KENDAL
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
ANTONIO, ARIF
Subject
K Law (General) 
Datestamp
2024-03-21 03:35:57 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status hukum perjanjian kredit jika terjadi penarikan paksa kendaraan bermotor di Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal. Secara umum, penelitian ini dilakukan untuk memperkaya kajian yuridis sosiologis khususnya pada bidang hukum perjanjian kredit. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data meggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Data yang telah dianalisis di uraikan dan dilengkapi penjelasan dengan menggunakan kata-kata sederhana atau informal. Hasil analisis penelitian penarikan paksa kendaraan bermotor dalam perjanjian kredit di Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal dapat disimpulkan bahwa sistem penarikan barang kredit yang dilakukan pihak FIFGROUP tidak sesuai dengan teori dan peraturan Menteri keuangan Republik Indonesia nomor 130/PMK.10/2012. Dimana pihak leasing hanya melakukan satu tahapan yaitu rescheduling (penjadwalan ulang). Mengenai tata cara penarikan kendaraan yang dilakukan oleh debt collector tidak jarang menggunakan cara-cara yang kurang sopan bahkan bisa dikatakan kurang ajar, lantaran mereka menggunakan kata-kata kasar dan sering kali disertai dengan kekerasan. Praktek penarikan paksa atau perampasan yang dilakukan oleh debt collector dalam prospektif hukum positif melanggar pasal 368 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Kata kunci: kendaraan bermotor, kredit, penarikan paksa, perjanjian, sukorejo 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang