DETAIL DOCUMENT
ANALISA PROSES PENYULINGAN MINYAK ASTIRI PADA TAHAP PENDINGIN KONDENSOR DENGAN VARIASI TEKANAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
BURHANUDIN, MUCHAMAD
Subject
TJ Mechanical engineering and machinery 
Datestamp
2024-03-21 04:05:24 
Abstract :
ABSTRAK Indonesia berpotensi dalam pengolahan minyak atsiri,Potensi tersebut dapat dilihat dari peningkatan perdagangan internasional Ekspor komoditi minyak atsiri Indonesia ke pasaran internasional mengalami peningkatan. Dimana proses penyulingan tersebut membutuhkan sebuah ketel uap sebagai wadah agar dapat dipanaskan dengan Ketel yang berdiameter 500 mm dengan tinggi 700 mm menggunakan bahan stainleessteel. Dengan diameter kondensor 400 mm dan tinggi 700 mm menggunakan bahan stenlees steel Dalam tabung kondensor akan di isi air Sebanyak 165 L guna memaksimalkan proses pengembunan uap air menjadi air dan minyak. Pengujian alat kondensor pada proses penyulingan dilakukan selama 4 jam dengan bahan Tanaman minyak kayu putih Sebanyak 10 kg air pada ketel uap 30 liter dan air pendingin kondensor 165 liter. pemanasan ketel uap selama (120 menit) 2 jam untuk mencapai tekanan 2,5 Bar selanjutnya kran pipa lanjut dibuka agar uap dari hasil perebusan minyak kayu putih menuju proses pengembunan pada kondensor dan uap akan menjadi air hasil penyulingan, Pengambilan data selama 30 menit dan tekanan 2,5 Bar dengan hasil air 1,5 liter. Pada Peneliti ini menggunakan alat ukur thermometer digital pada bak kondensor dengan air untuk mendinginkan pipa tembaga dan disitulah terjadinya proses pengembunan. Selanjutnya penelitian ini menggunakan variasi tekanan 2,5;2;1,5;1 Bar selama proses penyulingan. Berdasarkan hasil peneliti menunjukan Keefektifan air kondensor dengan variasi Tekanan 2,5 Bar 65,6 ºC , Tekanan 2 Bar 71,8 ºC, Tekanan 1,5 Bar 74,9 ºC, Tekanan 1 Bar 75,2 ºC . Kata kunci : Ketel Uap, Kondensor, Tekanan Uap, Air, Temperatur Suhu, Wakt 

Institution Info

Universitas PGRI Semarang