Abstract :
Bending merupakan pengerjaan dengan cara memberikan tekanan pada besi atau
obyek lain yang akan di lakukan perubahan bentuk. Perancangan mesin bending
menggunakan mesin Honda GX 160 berbahan bakar bensin ini bertujuan sebagai
sistem penggerak utama dalam mesin bending sehingga pekerjaan menjadi lebih
efisien waktu,tenaga dan biaya produksi, dibandingkan dengan sistem bending
manual ataupun sistem iris pada besi hollow. Perancangan mesin bending ini
mempunyai 3 buah roda roller dimana dua roda roller yang berada di samping
kanan-kiri hanya dapat bergerak pada saat mendapat dorongan dari obyek benda
uji. Sedangkan roda roller tengah tetap dan bergerak karena mendapat daya putar
dari output gearbox, sedangkan gearbox mendapat daya putar dari speed reducer
dan speed reducer mendapat daya putar dari mesin Honda GX 160 berbahan
bakar bensin (penggerak utama). Fungsi dari speed reducer adalah sebagai
memperlambat putaran dari penggerak motor utama, sedangkan fungsi dari
gearbox tersebut sebagai mesin bantu putaran bolak balik dari mesin penggerak
Honda GX 160 berbahan bakar bensin yang mempunyai satu arah putaran. Mesin
bending ini sangat membantu pekerjaan di bengkel las yang memproduksi
pembuatan canopy,pagar,tralis dan bahan bahan utama dari besi hollow dengan
model yang membutuhkan bending atau penekukan yang lebih rapi dan efisien
terhadap waktu, tenaga,dan biaya produksi. Hasil penelitian ini adalah Kapasitas
produksi mesin bending besi hollow ini setelah dilakukan uji kinerja bending,
maka proses pengerolan atau membending besi hollow membutuhkan waktu rata-
rata untuk membending besi hollow dalam bentuk satu lingkaran berdiameter 50
cm adalah ±14 menit. Jadi besarnya kapasitas produksi dari alat/mesin bending
besi hollow ini dalam waktu satu jam adalah ± 4 buah/jam.
Kata kunci: mesin bending,gearbox,speed reducer,mesin penggerak honda GX.