Abstract :
Pendidikan Sepanjang hayat atau yang disebut dengan Life-long Learning
merupakan merupakan azas yang dirumuskan bahwa proses pendidikan
merupakan suatu proses kontinyu, yang bermula sejak seseorang dilahirkan
hingga meninggal dunia. Proses pendidikan tersebut berlandaskan indicator
standar berpikir kompleks, standar pengolahan informasi, standar komunikasi,
standar kolaborasi, dan Habbits Of Mind. Dalam Life-long Learning siswa
diarahkan untuk memiliki keterampilan berpikir kompleks, kreatif, komunikatif
serta keterampilan untuk berkolaborasi dalam menyelesaikan masalah. Penelitian
ini bertujuan untuk mengetahui profil kemampuan Life-long Learning siswa Kelas
VIII SMP Negeri dan Swasta di Kota Semarang pada pembelajaran biologi.
Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMP Negeri dan Swasta di Kota
Semarang, khususnya pada Kelas VIII sejumlah 260 siswa. Teknik sampling yang
digunakan dalam penelitian ini yaitu Purposive Sampling. Dalam penelitian ini
menggunakan instrumen berupa soal tes, angket, wawancara, dan lembar
observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kemampuan life-long
learning pada siswa Kelas VIII SMP Negeri dan Swasta di Kota Semarang pada
pembelajaran biologi dalam kategori "Tinggi". Kemampuan Life-long Learning
pada tiap sekolah diperoleh nilai rata rata tertinggi yaitu SMP B sebesar 79,29
dalam kategori "Tinggi" sedangkan rata rata terendah yaitu SMP C sebesar 59,11
dalam kategori "cukup".