DETAIL DOCUMENT
ENKAPSULASI ASAP CAIR DENGAN TEKNIK COACERVATION MENGGUNAKAN VARIASI BAHAN PENYALUT DAN JENIS PENGERING
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
MAULIDA, AYUNI RIZMA
Subject
T Technology (General) 
Datestamp
2024-03-21 06:32:57 
Abstract :
Asap cair merupakan produk hasil dari kondensasi uap yang dihasilkan melalui proses pirolisis. Asap cair memiliki senyawa fenolik yang dapat menguap. Salah satu cara untuk mempertahankan kandungan senyawa fenolik dalam asap cair yaitu dengan enkapsulasi. Pada penelitian ini dipilih variasi bahan penyalut dan jenis pengering dalam pembuatan enkapsulasi asap cair menggunakan teknik coacervation. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik enkapsulasi asap cair dengan teknik coacervation yang dikombinasikan dengan bahan penyalut dan jenis pengering yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan rancangan acak faktorial dengan dua faktor yaitu bahan penyalut dan jenis pengering yang berbeda. Analisis yang dilakukan meliputi analisis karakteristik fisik yaitu ukuran kapsul dan warna, karakteristik kimia yaitu kadar air, kadar fenol, total asam, total karbonil, efisiensi enkapsulasi, loading capacity dan uji pearson correlation. Hasil dari penelitian ini adalah pengaruh bahan penyalut yang berbeda dan jenis pengering yang berbeda menyebabkan ukuran kapsul paling besar terdapat pada bahan penyalut alginat+kitosan jenis pengering kering-angin sedangkan paling kecil terdapat pada bahan penyalut alginat+ gum arab jenis pengering kering-angin. Warna yang menunjukkan nilai L tertinggi pada bahan penyalut alginat+maltodekstrin cabinet dryer, nilai a* tertinggi pada bahan penyalut alginat+gum arab kering-angin, dan nilai b* tertinggi pada bahan penyalut alginat+kitosan kering-angin. Penggunaan bahan penyalut dan jenis pengering yang berbeda berpengaruh terhadap kadar air kering-angin memiliki nilai kadar air yang tinggi dibandingkan dengan cabinet dryer. Kadar fenol cabinet dryer lebih tinggi nilainya dibandingkan pengering kering-angin. Efisiensi enkapsulasi cabinet dryer lebih tinggi dibandingkan dengan pengering kering-angin. Loading capacity cabinet dryer lebih tinggi nilainya dibandingkan dengan pengering kering-angin. Penelitian ini memperkenalkan enkapsulasi asap cair variasi bahan penyalut dan jenis pengering yang berbeda menggunakan teknik coacervation yang dapat dilakukan oleh UMKM dengan biaya terjangkau dan dapat dijadikan bahan tambahan pangan alami. Kata kunci : asap cair, bahan penyalut, enkapsulasi, koaservasi 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang