Abstract :
Dunia konstruksi tidak asing dengan pekerjaan ulang atau rework. Dalam
berjalannya pelaksanaan konstruksi pembangunan bisa terjadi pekerjaan rework
yang dapat menyebabkan terhambatnya proses pekerjaan dan pembengkakan
anggaran biaya proyek. Hal tersebut bisa dipengaruhi beberapa masalah atau
faktor yang sering ditemui pada saat pekerjaan pembangunan seperti faktor
sumber daya manusia, dokumentasi dan desain, manajerial dengan hal tersebut
dapat dari beberapa faktor yang sudah disebutkan harus diperhatikan pada saat
merencanakan pembangunan konstruksi. Dalam penelitian ini menggunakan
penelitian deskriptif yang secara langsung mengambil data dilapangan dengan
cara wawancara, dokumentasi, observasi agar dapat menjawab dari tujuan
penelitian dengan baik dan benar sesuai data yang diperoleh dari proses
pengambilan data yang sudah disebutkan tersebut. Sehingga dapat diketahui
pekerjaan rework yang paling sering ditemui di lapangan. Berdasarkan hasil
penelitian menunjukan bahwa faktor yang dominan penyebab rework yaitu faktor
manajerial. Jenis pekerjaan yang sering mengalami pekerjaan rework yaitu
pekerjaan hasil finishing pengecoran kolom lantai dua. Dengan rincian penyebab
rework didapatkan hasil yaitu desain dan dokumentasi 22.5%, manajerial 40,4%,
dan sumber daya manusia 37,2%. Proses terjadinya rework dalam konstruksi
pembangunan gedung R S Roemani Semarang dapat disimpulkan adanya
beberapa yang menjadi masalah atau identifikasi rework yaitu kolom keropos,
kemiringan kolom dan sentring kolom.