DETAIL DOCUMENT
ANALISIS ALIRAN UDARA DALAM RUANGAN RUMAH SAKIT MENGGUNAKAN COMPUTATION FLUID DYNAMICS
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
PANUNTUN, BAGUS
Subject
T Technology (General) 
Datestamp
2024-03-21 07:07:21 
Abstract :
Berkembangnya industry global semakin pesat sehingga mengakibatkan pemanasan global yang berdampak pada alam seperti cuaca ektrim, sebagai contoh saat musim kemarau pada belahan bumi tertentu temperature udara dilingkungan menjadi lebih tinggi dengan kondisi ideal lingkungan. Pada umumnya penggunaan system pengkondisian udara ditunjukkan untuk meningkatkan kenyamanan pada suatu tempat, penggunaan air conditioner (AC) pada kurun waktu dua dekade terakhir khususnya pada daerah yang iklim tropis sebagai system pendingin. Tahap penelitian dilakukan degan dua tahap, Pertama melakukan simulasi computation fluid dynamics terhadap ruang kantor menstibusi kecepatan dan temperature udara serta modeling aliran dengan mengunakan viscous disetting k-epsilon dengan model Realizable untuk aliran bersifat turbulen. Peneliti ini bertujuan untuk melakukan modelling dan simulasi pada ruang Rumah sakit dan menganalisis distribusi udara dan temperatur untuk mengetahui karakterisitik visualisasi pada ruangan (masalah kenyamanan dari segi termal ruangan) menggunakan CFD (Computation Fluid dinamics) dalam hal ini menggunakan program Flovent. Dapat diketahui untuk meakukan modelling dan simulasi ruang isolasi. Menggunakan modelling aliran turbulen dalam ruang isolasi, dengan kembalinya (outlet) didekat pasien menggunakan 2 (outlet) untuk mencegah terjadinya penularan infeksi dalam pencegahan penularan bakteri penyakit menular yang bayak terdapat gas kimia yang menulari lewat udara. Hasil dari menganalisis distribusi udara dengan temperature karakteristik visualisasi pada ruang isolasi adalah Aliran kecepatan udara dalam ruangan isolasi : 1 pasien = 13,8 m/s (1 tenaga medis 1 pasien) = 13,6 m/s memenuhi persyaratan yang dianjurkan dalam standar kenyamanan termal menurut SNI-03-6572-2001 dari hasil simulasi CFD ruang isolasi keduanya tidak jauh berbeda yang membedakan yaitu kecepatan udara didalam ruangan dengan adanya tambahan beban orang tenaga medis akibatnya kecepatan sedikit menurun dan hasil temperatur didalam ruang isolasi masih sama yaitu 330k (240c) Kata kunci : Air conidisiner,Beban penginginan, Computasion fluid dynamics, Ruang kantor, Ruang Isolasi 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang