Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan teknologi pengolahan
biodiesel dan mengetahui kualitas bahan bakar biodiesel dari bahan baku minyak
jelantah. Minyak jelantah memiliki kandungan asam lemak bebas yang cukup
tinggi sehingga bila diproses menjadi biodiesel melalui Degumming, Esterifikasi
Dan transesterifikasi. Proses Degumming Bertujuan Untuk Menghilangkan
kotoran atau gum yang ada didalam minyak Berbentuk kristal putih. Proses
estrifikasi adalah Reaksi pengubahan suatu asam karboksilat dan alkohol menjadi
suatu ester menggunakan katalis asam. Dan proses transesterifikasi yang
mereaksikan Triglisirida dalam minyak nabati atau lemak harwani dengan alkohol
rantai pendek seperti metanol. Untuk hasil densitas yang dihasilkan 1%
menghasilkan nilai 0,865 gram/cm3
, 1,5% menghasilkan nilai 0,862 gram/cm3
dan 2% menghasilkan nilai 0,866 gram/cm3
dengan suhu 60 ?.Untuk hasil
viskositas 1% meghasilkan nilai 5,1454 (cP), 1,5% meghasilkan nilai 5,2078 (cP)
dan 2% menghasilkan nilai 5,1454 (cP), dengan suhu 60 ?.Sedangkan nilai kalor
1% menghasilkan nilai Pada grafik nilai kalor memberikan hasil kalor yang dapat
dihasilkan oleh biodiesel sebesar 9502,02 (Cal/g), 1,5% menghasilkan nilai Pada
grafik nilai kalor memberikan hasil kalor yang dapat dihasilkan oleh biodiesel
sebesar 9520,51 (Cal/g) sedangkan 2% menghasilkan nilai Pada nilai kalor
9539,02 (Cal/g).