DETAIL DOCUMENT
RESILIENSI ANAK BROKEN HOME DALAM MEMBANGUN SELF- EFFICACY
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
DESYANA, CLARISA EKA
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-03-22 02:04:10 
Abstract :
CLARISA EKA DESYANA. NPM 18110082. ?Resiliensi Anak Broken Home dalam Membangun Self Efficacy?. Skripsi. Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Universitas PGRI Semarang. 2014. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah realita bahwa tidak semua anak tumbuh dalam kondisi keluarga yang harmonis. Banyak anak yang tumbuh dalam keluarga yang broken home. Kondisi ini mampu mempengaruhi kemampuan resiliensi anak dalam membangun self efficacy yang sangat berguna bagi anak untuk tetap survive menjalani kehidupan. Faktanya tidak semua anak broken home mampu untuk resilien dalam membangun self efficacy. Permasalahan dalam penelitian ini adalah tentang bagaimana resiliensi anak broken home dalam membangun self efficacy? Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui resiliensi yang dimiliki anak dengan latar belakang keluarga broken home dalam upaya membangun self efficacy. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif fenomenologi. Subjek penelitian adalah anak-anak dibawah usia 18 tahun yang mengalami kondisi keluarga broken home yang berbeda latar belakangnya. Subjek pertama adalah anak broken home dengan keluarga yang masih utuh tetapi tidak harmonis, subjek kedua adalah anak broken home dengan kematian salah satu orangtua,dan subjek ketiga adalah anak broken home dengan orangtua yang bercerai. Hasil wawancara menunjukkan bahwa ketiga anak yang mengalami kondisi keluarga broken home memiliki resiliensi dalam upaya membangun self efficacy. Meskipun pada salah satu anak yang salah satu orangtuanya meninggal memiliki perbedaan dalam aspek efikasi diri yang hanya tergolong cukup. Kata kunci: resiliensi, broken home, self efficacy 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang