DETAIL DOCUMENT
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK MELALUI KEGIATAN MENGANYAM DENGAN KERTAS PADA KELOMPOK B DI TK MUSLIMAT NU KESESIREJO KECAMATAN BODEH KABUPATEN PEMALANG TAHUN PELAJARAN 2021 – 2022
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
KARTINI, TRI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-03-22 02:36:14 
Abstract :
Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya pembelajaran motorik halus pada anak khususnya koordinasi mata dengan tangan dan melenturkan jari ? jari tangan anak. Hal tersebut disebabkan metode belajar yang digunakan kurang bervariatif dan kegiatannya masih menggunakan LKA ( Lembar Kerja Siswa ) sehingga anak kurang tertarik dan merasa cepat bosan dengan kegiatan LKA . Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah Untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan menganyam kertas pada kelompok B di TK Muslimat NU Kesesirejo Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang. Jenis penelitian ini adalah penelitian PTK (Penelitian Tindakan Kelas), dengan 2 Siklus dan masing-masing siklus ada 3 indikator.Populasi penelitian adalah seluruh anak kelompok B di TK Muslimat NU Kesesirejo Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang Tahun Pelajaran 2021/2022.Sampel yang diambil hanya 12 anak dikarenakan masih dalam masa pandemi covid. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil pengamatan aktivitas anak pada tiap siklus sudah mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat pada Pada pra siklus kemampuan motorik halus anak yang termasuk anak belum berkembang (BB) sebanyak 1 anak atau 8%, anak mulai berkembang (MB) sebanyak 9 anak atau 75% , anak berkembang sesuai harapan (BSH) sebanyak 2 anak atau 17% dan anak berkembang sangat baik (BSB) sebanyak 0 anak atau 0%. Pada siklus I anak yang memiliki kemampuan motorik halus dalam menganyam yang termasuk anak belum berkembang (BB) sebanyak 0 anak atau 0%, anak mulai berkembang (MB) sebanyak 3 anak atau 25% , anak berkembang sesuai harapan (BSH) sebanyak 5 anak atau 42% dan anak berkembang sangat baik (BSB) sebanyak 4 anak atau 33%. Pada siklus II kemampuan motorik halus anak dalam menganyam kertas yang termasuk dalam anak yang berkategori berkembang sangat baik (BSB) sebanyak 10 anak atau ( 83%) , berkembang sesuai harapan sebanyak 2 anak atau ( 17%) dan anak yang mulai berkembang (MB) sebanyak 0 anak atau (0%) secara individu. Secara umum dapat disimpulkan bahwa melalui kegiatan menganyam kertas dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak pada kelompok B di TK Muslimat NU Kesesirejo Kecamatan Bodeh Kabupaten Pemalang Tahun Pelajaran 2021/2022. Berdasarkan hasil penelitian ini rekomendasi yang dapat disampaikan adalah agar kegiatan mengayam kertas ini dapat digunakan sebagai salah satu alternatif guru dalam mengajar dan cara menstimulasi motorik halus pada anak. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang