DETAIL DOCUMENT
ANALISIS KETERAMPILAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS 2 DI SDN 04 PADURAKSA
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
TILARAS, SEKAR ANGGUN
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-06-06 03:01:11 
Abstract :
SEKAR ANGGUN TILARAS. NPM 19120034. ?Analisis Keterampilan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas 2 Di SDN 04 Paduraksa?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas PGRI Semarang. 2024. Pembimbing I Prof. Dr. A. Y. Soegeng Ysh., M. Pd. dan Pembimbing II Eka Sari Setianingsih, S. Pd., M. Pd. Konteks penelitian yang mendorong penelitian ini adalah ada salah satu siswa kelas 2 di SDN 04 Paduraksa yang mengalami kesulitan membaca permulaan pada saat jam pelajaran maupun jam tambahan. Salah satu siswa yang mengalami kesulitan membaca permulaan tersebut belum bisa merangkai huruf menjadi kata dan belum bisa merangkai kata menjadi kalimat. Dalam kesulitan membaca permulaan pada salah satu siswa kelas 2 tersebut dipengaruhi oleh faktor yaitu faktor psikologis dan faktor lingkungan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana proses aktivitas belajar membaca pada siswa kelas 2 di SDN 04 Paduraksa?, (2) Faktor apa saja yang menyebabkan rendahnya kompetensi membaca pada siswa kelas 2 di SDN 04 Paduraksa? Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang berupa deskriptif. Subjek dari penelitian ini salah satu siswa kelas 2 SDN 04 Paduraksa yang mengalami kesulitan membaca permulaan. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data pada penelitian ini yaitu triangulasi sumber. Teknik analisis data menggunakan analisis data model interaktif yaitu pengumpulan data, reduksi data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian ini adalah berdasarkan observasi dan wawancara guru kelas 2 di SDN 04 Paduraksa menunjukkan bahwa diketahui ada salah satu siswa kelas 2 yang mengalami kesulitan membaca permulaan. Pada saat jam pelajaran maupun jam tambahan, salah satu siswa tersebut belum bisa merangkai huruf menjadi kata dan belum bisa merangkai kata menjadi kalimat. Yang menyebabkan kesulitan membaca permulaan yang dialami oleh salah satu siswa tersebut yaitu faktor psikologis dan faktor lingkungan. Faktor psikologis yang mempengaruhi yaitu kurangnya minat dan motivasi untuk belajar dan membaca, hal ini sesuai dengan pernyataan kakeknya yang menyebutkan bahwa siswa tersebut lebih suka dan lebih sering bermain daripada belajar. Selain itu, faktor lingkungan juga menjadi penyebab siswa tersebut mengalami kesulitan membaca permulaan yaitu kurangnya bimbingan dan perhatian orangtuanya, karena lokasi orangtua siswa yang berada di luar kota sehingga sulit untuk mengawasi kegiatan belajarnya. Berdasarakan penelitian ini, saran yang disampaikan adalah sekolah, diharapkan dapat terus memberikan dukungan kepada guru dan memberikan pelatih kepada guru tentang pembelajaran yang dapat meningkatkan kemauan siswa untuk belajar. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang