DETAIL DOCUMENT
PERAN GURU PENDIDIKAN PANCASILA DALAM PENANAMAN KESADARAN MORAL UNTUK MENCEGAH KENAKALAN PESERTA DIDIK DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA KARTIYOSO SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Maksum, Ali
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-06-10 08:19:04 
Abstract :
Ali Maksum. 20210029. ?Peran Guru Pendidikan Pancasila dalam Penanaman Kesadaran Moral untuk Mencegah kenakalan Peserta Didik di Sekolah Menengah Pertama Kartiyoso Semarang?. Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Keolahragaan Universitas PGRI Semarang 2023. Latar Belakang dalam penelitian ini adalah bahwa SMP Kartiyoso Semarang adalah sekolah yang salah satu sekolah menengah pertama swasta unggulan yang berada di Kota Semarang. Visi sekolah ?Meningkatkan prestasi secara optimal dan menjadikan manusia berbudi luhur?. SMP Kartiyoso Semarang hendak mewujudkan masyarakat yang cerdas secara akal dan juga moral. Selain diunggulkan dalam bidang akademik, siswa SMP Kartiyoso Semarang juga memiliki perilaku yang baik. Hal ini ditunjukkan dengan perilaku siswa selama berada di sekolah, yaitu menjaga nama baik sekolah, menghargai guru, saling menegur sapa sesama siswa, menjalankan tata tertib sekolah, dan sebagainya. Jenis Penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan di SMP Kartiyoso Semarang. Fokus penelitianya adalah ?Peran Guru Pendidikan Pancasila dalam Penanaman Kesadaran Moral untuk Mencegah kenakalan Peserta Didik di Sekolah Menengah Pertama Kartiyoso Semarang? dengan indikator sebagai berikut 1). Guru sebagai motivator, 2). Guru sebagai mediator, 3). Guru sebagai fasilitator, 4). Guru sebagai evaluator, 5). Guru sebagai Organisator. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah Observasi, wawancara, dokumentasi, Teknik analisis data yang digunakan antara lain Reduksi data, Penyajian data, dan Penarikan. Kesimpulan hasil yang diperoleh antara lain 1). Peran guru sebagai motivator yakni guru sebagai pendorong siswa dalam rangka meningkatkan kegairahan dan pengembangan kegiatan belajar siswa, 2). Peran guru sebagai mediator yakni memberikan jalan keluar dalam kegiatan diskusi siswa, 3). Peran guru sebagai fasilitator yakni guru memberikan pelayanan termasuk ketersediaan fasilitas guna memberikan kemudahan dalam kegiatan belajar siswa, 4). Peran guru sebagai evaluator yakni untuk mengumpulkan data atau informasi tentang keberhasilan pembelajaran yang telah dilakukan, 5). Peran guru sebagai organisator yakni guru Menyusun pengelolaan akademik, Menyusun tata tertib sekolah, Menyusun kalender akademik, dan sebagainya. Kata Kunci: Peran Guru, dan Nilai-nilai moral 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang