Abstract :
Pembelajaran yang tidak optimal dikarenakan tidak tepat dalam pemilihan model
pembelajaran. Pemahaman konsep bioteknologi susah dipahami dan Profil Pelajar
Pancasila belum diimplementasikan siswa. Materi bioteknologi aplikatif sehingga
harus diajarkan dengan pembelajaran berbasis proyek (PJBL). Tujuan penelitian
mengetahui efektivitas model PJBL materi bioteknologi terhadap pemahaman
bioteknologi dan penguatan Profil Pelajar Pancasila (bernalar kritis, gotong
royong, dan kreatif). Desain penelitian dengan Pretest-Posttest Nonequivalent
Multiple Group Design. Teknik pengumpulan data dengan teknik tes dan
observasi. Analisis data dengan uji normalitas, uji homogenitas, serta uji t satu
pihak kanan, dan uji independent sample t test. Peningkatan pretest ke posttest
pemahaman bioteknologi kelas eksperimen I sebesar 64% dan kelas eksperimen II
meningkat 74%. Bernalar kritis kelas eksperimen I meningkat 61% dan
eksperimen II meningkat 68%. Rata-rata nilai bergotong-royong kelas eksperimen
I adalah 83,33 (sangat baik) dan eksperimen II sebesar 86,64 (sangat baik).
Adapun nilai kreatif kelas eksperimen I yaitu 87 dan eksperimen II sebesar 90
kedua kelas berkategori sangat kreatif. Kesimpulan penelitian yaitu model PJBL
materi bioteknologi efektif meningkatkan pemahaman bioteknologi dan penguatan
Profil Pelajar Pancasila (elemen bernalar kritis, bergotong-royong, kreatif).
Kata kunci : Project Based Learning, materi bioteknologi, bernalar kritis,
gotong-royong, kreatif.