DETAIL DOCUMENT
REDESIGN JEMBATAN SUNUT KABUPATEN SEMARANG MENGGUNAKAN STRUKTUR PELENGKUNG TIPE A- HALF THROUGH ARCH BRIDGE
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
RAHMASARI, MARIA ASYSYIFA
PRAPTININGRUM, RETNO DW
Subject
TA Engineering (General). Civil engineering (General) 
Datestamp
2024-07-05 06:48:06 
Abstract :
Perencanaan awal Jembatan Sunut menggunakan struktur beton pratekan dengan panjang total jembatan utama 60 meter. Jembatan ini dibagi menjadi 4 bagian dengan 3 pilar,bentang pertama 13,7 meter, bentang kedua 13,7 meter, bentang ketiga 13,7 dan bentang keempat 15,7 meter. Pembagian jembatan ini dilakukan karena struktur beton pratekan hanya memiliki bentang maksimal 40 meter. Dari penilaian penulis penggunaan struktur beton pratekan dengan banyak pilar dinilai menimbulkan keborosan design serta memberikan kesan kaku pada jembatan. Selain itu, melihat kondisi sungai pada saat banjir sering membawa hanyutan sehingga mengurangi effective linier waterway sungai tersebut, maka dilakukan perencanaan ulang konstruksi jembatan dengan minim pilar dengan menggunakan struktur pelengkung. Dalam perencanaan ini, Jembatan Sunut direncanakan ulang menggunakan struktur pelengkung baja. Latar belakang dipilihnya jembatan pelengkung pada jembatan ini yaitu untuk bentang 60-600 meter akan lebih efektif menggunakan jembatan pelengkung. Sehingga dari desain awal yang terdapat 5 bentang jembatan pratekan, dirubah menjadi 1 bentang jembatan pelengkung tipe a half through arch bridge dengan bentang 60 meter. Dasar perencanaan jembatan mengacu pada peraturan SNI 1725:2016 dan RSNI T-02-2005. Tahapan perencanaan jembatan dimulai dari perhitungan tiang sandaran, trotoar dan lantai kendaraan. Dilanjutkan dengan perhitungan gelagar memanjang dan gelagar melintang serta perhitungan jumlah shear connector. Kemudian teknik perhitungan struktur primer dan sekunder menggunakan bantuan aplikasi SAP 2000 V22.0.0. Dari hasil perencanaan, didapatkan profil struktur pelengkung utama menggunakan profil Box 650x650x25x25 dan batang tarik menggunakan profil Box xiv 650x650x25x25. Profil gelagar memanjang yang digunakan WF 800x300x16x30 serta profil gelagar melintang WF 900x300x16x28. Perhitungan accidential load yang berupa 1 batang penggantung putus menghasilkan kesimpulan bahwa jembatan masih mampu menahan beban layan selama masa perbaikan. Hasil perhitungan dituangkan dalam bentuk gambar teknik standar. Kata Kunci : A Half Through Arch Bridge, Box Baja, Gambar Teknik Standar. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang