DETAIL DOCUMENT
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PROJEK IPAS DENGAN PENDEKATAN STEAM-ESciT BERORIENTASI ESD UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA SMK
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Riyanto, Agung
Subject
Q Science (General) 
Datestamp
2024-07-24 02:10:20 
Abstract :
Riyanto, Agung. 2024. ?Pengembangan Perangkat Pembelajaran Projek IPAS Dengan Pendekatan STEAM-ESciT Berorientasi ESD Untuk Meningkatkan Kreativitas Dan Hasil Belajar Siswa SMK?. Pembimbing: (1) Dr. Harto Nuroso, M.Pd, (2) Dr. Fenny Roshayanti, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik, validitas, kepraktisan dan efektivitas perangkat pembelajaran projek IPAS dengan pendekatan STEAM-ESciT berorientasi ESD terhadap peningkatan kreativitas dan hasil belajar siswa SMK pada aspek zat dan perubahannya. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan model desain pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahap pengembangan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation and Evaluation. Karakteristik perangkat pembelajaran hasil pengembangan ini adalah perangkat pembelajaran yang mengintegrasikan pendekatan STEAM-ESciT dan ESD. Pembelajaran dilaksanakan dengan pendekatan STEAM-ESciT yang merupakan integrasi antara pendekatan Science, Technology, Engineering, Art and Mathematic (STEAM) dan pendekatan Entrepeneur Science Thinking (ESciT) dengan model pembelajaran project based learning (PjBL) untuk memfasilitasi siswa lebih kreatif dalam menciptakan projek dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan. Reorientasi ESD baik isu lokal, pengetahuan, keterampilan, perpsektif serta nilai disajikan pada permasalahan dampak limbah deterjen terhadap lingkungan sehingga melatih siswa kreatif untuk menemukan solusi pemecahanya untuk keberlanjutan dan keberlangsungan kehidupan manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas modul ajar sebesar 95.24%, ATP sebesar 95.83%, LKS sebesar 97.17% dan bahan bacaan guru dan siswa sebesar 96.67% dengan kriteria sangat valid dan dapat digunakan dengan sedikit revisi. Kemudian untuk kepraktisan modul ajar sebesar 96.08%, ATP sebesar 95.60%, LKS sebesar 97.00%, bahan bacaan guru dan siswa sebesar 96.50%, dengan kriteria sangat praktis, selanjutnya uji efektivitas perangkat pembelajaran terhadap peningkatan kreativitas siswa didapatkan t hitung > t tabel (5.070 > 1.995) dengan signifikansi 0.00, sedangkan uji N-gain sebesar 72.09%, sehingga dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran projek IPAS dengan pendekatan STEAM-ESciT berorientasi ESD cukup efektif untuk meningkatkan kreativitas siswa SMK pada aspek zat dan perubahannya. Kemudian efektivitas perangkat pembelajaran terhadap peningkatan hasil belajar kompetensi kognitif didapatkan t hitung > t tabel (5.746 > 1.995) dengan signifikansi 0.00, sedangkan uji N-gain sebesar 69.30%, sehingga dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran projek IPAS dengan pendekatan STEAM-ESciT berorientasi ESD cukup efektif untuk meningkatkan hasil belajar kompetensi kognitif siswa SMK pada aspek zat dan perubahannya. Berdasarkan hasil uji validitas ahli, kepraktisan dan uji efektivitas dapat disimpulkan bahwa perangkat pembelajaran projek IPAS dengan pendekatan STEAM-ESciT berorientasi ESD cukup efektif meningkatkan kreativitas dan hasil belajar siswa SMK pada aspek zat dan perubahannya. Kata Kunci : ESD, STEAM-ESciT, Kreativitas, Hasil Belajar 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang