DETAIL DOCUMENT
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR NEGERI 1 GULI KECAMATAN NOGOSARI KABUPATEN BOYOLALI
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
KARTIKASARI, ANA
Subject
LB Theory and practice of education 
Datestamp
2024-08-07 01:57:20 
Abstract :
ANA KARTIKASARI. NPM 21126023. ?Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Negeri 1 Guli Kecamatan Nogosari Kabupaten Boyolali?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. 2023. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar Matematika. Hal tersebut disebabkan kurangnya pemahaman konsep Matematika siswa. Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah melalui model pembelajaran Auditory Intelectually Repetition (AIR) dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada peserta didik kelas IV SD Negeri 1 Guli Kecamatan Nogosari? Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui model pembelajaran Auditory Intelectually Repetition (AIR) dapat meningkatkan hasil belajar matematika pada materi geometri bab segi banyak kelas IV SD Negeri 1 Guli Kecamatan Nogosari. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan sebanyak dua siklus. Subjeknya adalah siswa kelas IV SD Negeri 1 Guli Kecamatan Nogosari dengan jumlah siswa sebanyak 9 anak dengan rancangan tindakan penelitian meliputi perencanaan tindakan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilaksanakan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil analisis peningkatan nilai hasil belajar siswa pada mata pelajaran matematika mengalami peningkatan yang signifikan pada tiap siklus. Pada proses pembelajaran Pra Siklus diperoleh persentase sebesar 44,44% dengan ketuntasan siswa hanya 4 siswa, pada proses penelitian Siklus I perolehan persentase keberhasilan adalah 66,67% dengan 6 siswa. siklus II dilakukan dengan mengoptimalkan proses pembelajarann menggunakan model pembelajaran Auditory Intelectually Repetition (AIR) dan mendapat nilai persentaase keberhasilan sebesar 88,89%. Nilai pada Siklus II menunjukkan bahwa indikator keberhasilan telah memenuhi kriteria yaitu 80%. Dari proses yang dilakukan tidak hanya hasil belajar yang mengalami peningkatan namun kegiatan guru dan siswa pada proses pembelajaran juga mengalami peningkatan. Kesimpulannya bahwa model pembelajaran Auditory Intelectually Repetition (AIR) sangat efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah supaya model pembelajaran Auditory Intelectually Repetition (AIR) dapat digunakan sebagai salah satu alternatif guru dalam mengajar. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang