DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN KETERBUKAAN DIRI (SELF DISCLOSURE) KEPADA ORANG TUA DENGANkKETERAMPILAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 KARANGAWEN
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
SHELSIYANTI, SHELSIYANTI
Subject
BF Psychology 
Datestamp
2024-08-16 03:30:49 
Abstract :
SHELSIYANTI. NPM 20110033. ?Hubungan Keterbukaan Diri (Self Disclosure)Kepada Orang Tua Dengan Keterampilan Komunikasi Interpersonal Siswa Kelas VIII SMP Negeri 2 Karangawen?. Skripsi Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang 2024. Pembimbing I Dr.Suhendri,S.Pd.,M.Pd.,Kons. Pembimbing II Dr.Venty, S.Ag.,M.Pd Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah tingkat keterbukaan antara siswa dan orang tua umumnya berada pada tingkat rendah banyak siswa yang tidak terbuka dengan orang tua ketika mengalami sebuah permasalahan, terutama saat membicarakan soal pacar atau teman dekat lawan jenis. Keterbukaan diri (self-disclosure) merupakan jenis komunikasi yang digunakan oleh individu untuk mengungkapkan informasi tentang dirinya sendiri yang biasanya disembunyikan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keterbukaan diri (self disclosure) kepada orang tua dengan keterampilan komunikasi interpersonal. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah kuantitiatif dengan jenis penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII I SMP Negeri 2 Karangawen sejumlah 116 siswa. Dalam penentuan sampel menggunakan teknik cluster random sampling sehingga jumlah sampel diketahui sebesar 58 siswa. Berdasarkan uji korelasi pearson product moment diperoleh nilai r hitung sebesar 0,700, sedangkan r table untuk jumlah sampel 58 adalah 0,254. Oleh karena itu 0,700 > 0,254 maka dapat disimpulkan ada hubungan yang signifikan antara keterbukaan diri (self disclosure) kepada orang tua dengan keterampilan komunikasi interpersonal siswa kelasVIII SMP N 2 Karangawen. Hubungan positif tersebut memiliki arti bahwa jika keterbukaan diri (self disclosure) kepada orang tua tinggi maka keterampilan komunikasi interpersonal tinggi. Hasil pengujian ditemukan bahwa terdapat hubungan keterbukaan diri (self disclosure) dengan keterampilan komunikasi interpersonal siswa kelas VIII SMP N 2 Karangawen.Oleh karena itu, penting bagi siswa, guru maupun orang tua untuk selalu memiliki sifat keterbukaan diri agar komunikasi khususnya komunikasi interpersonal dapat meningkat dan berdampak positif bagi siswa maupun orang tua. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah pada penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan dengan lebih lanjut ke arah yang lebih luas lagi dengan memberikan treatment dan diberikan perlakukan. Kata kunci : Keterbukaan diri (self disclosure) kepada orang tua, keterampilan komunikasi interpersonal 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang