DETAIL DOCUMENT
EFEKTIFITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBASIS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA KELAS 4 SDN LEMAHPUTIH REMBANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
DEANISA, ALIFFIA RAHMA
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-08-26 06:12:30 
Abstract :
ALIFFIA RAHMA DEANISA. NPM 20120270. ?Efektivitas Model Problem Based Learning Berbasis Pembelajaran Berdiferensiasi Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa kelas IV SDN Lemahputih Rembang?. Skripsi. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya partisipasi peserta didik dalam pembelajaran yang mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa pada materi tubuh tumbuhan. Hal ini disebabkan karena penggunaan metode pembelajaran yang kurang tepat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana keefektifan model Problem Based Learning berbasis pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas 4 SDN Lemahputih Rembang? Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model Problem Based Learning berbasis pembelajaran berdiferensiasi terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas 4 SDN Lemahputih Rembang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan desain eksperimen semu (Quasi Experimen Desaign) dengan bentuk One-Group Pretest- Posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas 4 SDN Lemahputih Rembang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan satu kelas pada kelas 4 SDN Lemahputih Rembang yaitu sejumlah 10 peserta didik. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data penelitian ini diperoleh melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Dalam modul ajar, pembelajaran berdiferensiasi telah diterapkan. Namun belum sepenuhnya mencakup ketiga aspek pembelajaran berdiferensiasi. Aspek yang diterapkan hanya mencakup diferensiasi konten dan diferensiasi proses. Gaya belajar yang diterapkan terbatas, hanya menggunakan gaya belajar visual dan kinestetik. Meskipun demikian, hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan. Tidak semua aspek dan gaya belajar diterapkan, metode yang ada sudah cukup efektif untuk meningkatkan pemahaman dan pencapaian akademik siswa. Hasil analisis observasi keaktifan siswa menunjukkan bahwa rata-rata sebesar 83,75 dengan kategori tinggi. Artinya, model PBL berbasis pembelajaran berdiferensiasi dapat menciptakan kondisi belajar yang aktif. Sedangkan pada hasil uji paired sampel t-test menunjukkan nilai sig 2-tailed sebesar 0,001. Dimana 0,001 0,05 dengan taraf signifikasi sebesar 0,05, yang artinya terdapat perbedaan hasil belajar siswa. Dengan adanya penggunaan model pembelajaran PBL berbasis pembelajaran berdiferensiasi telah mencapai KKM sebesar 70 dan telah mencapai ketuntasan belajar klasikal dan diperoleh kriteria ketuntasan minimal mencapai 90% dengan kategori sangat baik. Selain itu dibuktikan dengan hasil N-Gain diperoleh skor 0,3 dan diperoleh rata-rata N-Gain skor sebesar 57% dengan kategori sedang sehingga tafsirannya cukup efektif. Berdasarkan hasil penelitian ini saran yang dapat disampaikan adalah model Problem Based Learning berbasis pembelajaran berdiferensiasi dapat digunakan oleh guru sebagai salah satu alternatif pilihan metode dalam mengajar mata pelajaran IPAS. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang