DETAIL DOCUMENT
PERAN GURU DALAM MEMBANGUN KARAKTER SISWA KELAS V MELALUI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
TRIATMAJA, AFIF FAHMI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-09-02 03:41:59 
Abstract :
AFIF FAHMI TRIATMAJA, NPM 20120048. ?Peran Guru Dalam Membangun Karakter Siswa Kelas V Melalui Pembelajaran Pendidikan Pancasila? Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas PGRI Semarang. Pembimbing I Ibu Fillia Prima Artharina, S.Pd., M.Pd dan Pembimbing II Bapak Prasena Arisyanto, M.Pd. 2024. Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah dengan melihat lokasi sekolah yang terletak tepat di pinggir jalan Jl. Raya Semarang ? Demak, di mana lokasi tersebut menunjukkan bahwa sekolah berada di kawasan pantura yang terkenal akan kehidupannya yang keras selain itu latar belakang orang tua dari siswa kebanyakan bekerja sabagai buruh pabrik yang berangkat kerja sangat pagi dan pulang hingga larut malam sehingga menyebabkan siswa menjadi kurang mendapatkan perhatian dari orang tuanya yang tentu saja akan berdampak pada karakter siswa. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui bagaimana metode yang dilakukan oleh guru dalam membangun karakter siswa kelas V melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila. 2) mengetahui bagaimana peran guru dalam membangun karakter siswa kelas V melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek dari penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V SD Negeri Daleman Kabupaten Demak. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini yaitu pada pembelajaran Pendidikan Pancasila menggunakan beberapa metode. Metode ceramah untuk menyampaikan materi secara langsung tentang nilai-nilai Pancasila dan konsep abstrak seperti keadilan sosial dan demokrasi. Metode diskusi untuk melatih siswa berpikir secara kritis. Metode tanya jawab dapat membantu guru mengecek pemahaman siswa dan membangkitkan fokus serta respon siswa. Terakhir yaitu metode simulasi untuk mengajarkan nilai-nilai Pancasila dalam konteks kehidupan nyata serta meningkatkan pemahaman siswa tentang situasi yang di temui di kehidupannya sehari-hari. Terkait peran, diantaranya guru berperan sebagai manajer kelas dimana guru telah berhasil menciptakan suasana belajar yang kondusif. Sebagai supervisor, guru memantau serta memberikan dukungan kepada siswa dan menjalin komunikasi dengan orang tua siswa dalam mendiskusikan perkembangan siswa. Sebagai inspirator, guru memberi contoh berbagai sikap dan etika yang positif. Sebagai motivator, guru memberikan semangat serta dorongan kepada para siswa untuk rajin belajar agar dapat menggapai cita-citanya. Sebagai konselor, guru memastikan kelas tetap kondusif dan menghindari terjadinya bullying. Sebagai eksplorator, guru membantu siswa memahami konsep abstrak dalam pancasila. Sebagai orang tua pengganti di sekolah, guru menunjukkan ketulusan, perhatian serta rasa empati kepada para siswanya. Saran yang dapat disampaikan bagi guru diharapkan dapat meningkatkan serta mengambangkan kompetensinya dalam menggunakan metode pembelajaran yang inovatif dan partisipatif, selain itu guru juga diharapkan dapat memperkuat perannya sebagai teladan dan motivator untuk siswanya 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang