DETAIL DOCUMENT
PENERAPAN ALGORITMA FREQUENT PATTERN GROWTH UNTUK OPTIMALISASI PERSEDIAAN ALAT KESEHATAN
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
ISTIQOMAH, ADELLA NUR
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-09-03 04:05:54 
Abstract :
Inovasi teknologi dan digitalisasi telah mempermudah pengelolaan alat kesehatan dan mempercepat proses transaksi, meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam industri saat ini. Sistem pengelolaan transaksi penjualan barang alat kesehatan CV. Asa Mulia Tegal dilakukan manual yang masih menggunakan excel untuk rekap data transaksi penjualan selama satu tahun. Agar pengelolaannya lebih efisien, penulis melakukan penelitian dengan membuat sistem Penerapan Algoritma Frequent Pattern Growth Untuk Optimalisasi Persediaan Alat Kesehatan. Metode pengembangan yang digunakan dalam pembuatan sistem ini adalah metode pengembangan Waterfall. Algoritma Frequent Pattern Growth digunakan pada sistem ini untuk mempermudah admin dalam melakukan analisis pengelolaan barang alat Kesehatan. Dari sample dataset transaksi penjualan alat kesehatan yang berjumlah 15 sample dengan 10 atribut barang, ditemukan beberapa aturan asosiasi menggunakan nilai minimum support >35% dan minimum confidence = 70%. Hasil asosiasi rules yang telah memenuhi nilai syarat batasan yaitu 1) jika membeli barang termometer (A04) maka membeli barang perban medis (A08) dengan nilai support = 40% dan nilai confidence = 78%, 2) jika membeli barang alat cek gula darah (A07) maka membeli kotak P3K (A09) dengan nilai support = 40% dan nilai confidence = 75%, 3) jika membeli kotak P3K (A09) maka membeli perban medis (A08) dengan nilai support = 47% dan nilai confidence = 88%, 4) jika membeli infuse set (A10) maka membeli perban medis (A08) dengan nilai support = 40% dan nilai confidence = 75%, 5) jika membeli pispot (A02) maka membeli termometer (A04) dengan nilai support = 40% dan nilai confidence = 86% 6) jika membeli tes kehamilan (A03) maka membeli termometer (A04) dengan nilai support = 40% dan nilai confidence = 86%. Berdasarkan pengujian Black Box sendiri terdapat 20 poin fungsionalitas atau kasus uji yang mana uji coba ini dilakukan oleh 2 dosen program studi informatika Universitas PGRI Semarang dan 1 admin CV. Asa Mulia, didapatkan hasil bahwa tingkat keberhasilan memiliki persentase 100%, sedangkan tingkat kegagalan memiliki persentase 0%. Maka sistem ini sudah sesuai dengan harapan. Pada pengujian White Box menghasilkan 2 path dengan value test tercapai. Pengujian User Acceptance Test (UAT) terdapat 9 pertanyaan dari aspek antarmuka, aspek kemanfaatan dan aspek kemudahan. Pengujian ini ditujukan kepada 2 responden yang menghasilkan rata-rata sebesar 94%. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem tersebut sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Kata Kunci : Transaksi Penjualan, Frequent Pattern Growth, Waterfall 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang