DETAIL DOCUMENT
MANAJEMEN PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER GOTONG ROYONG DI SD NEGERI BERGAS LOR 01 KECAMATAN BERGAS KABUPATEN SEMARANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Winarti, Tri
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-09-09 03:14:32 
Abstract :
Tri Winarti. 2024. ?Manajemen Penguatan Pendidikan Karakter Gotong Royong di SD Negeri Bergas Lor 01 Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang? Tesis, Pembimbing I Prof. Dr. A. Y. Soegeng Ysh., M.Pd., dan Pembimbing II Dr. Ngasbun Egar, M.Pd. Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan memben- tuk karakter bangsa yang bermartabat, karena itu penguatan pendidikan karakter menjadi sesuatu yang sangat penting bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Salah satu nilai pembentuk karakter adalah gotong royong. Gotong-royong sebagai sebuah nilai sangat dibutuhkan tidak hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk sesama manusia, bangsa dan negara. Agar program penguatan pendidikan karakter gotong royong berjalan optimal, efektif dan efisien diperlukan kegiatan manajemen yang efektif dan efisien. Fokus penelitian ini adalah ?Manajemen Penguatan Pendidikan Karakter Gotong Royong di SD Negeri Bergas Lor 01 Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang?. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan penguatan pendidik an karakter gotong royong di SD Negeri Bergas Lor 01. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif, pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui proses kondensasi data, penyajian data dan verifikasi. Uji keabsahan data menggunakan uji kredibility, transferability, dependability, dan konfirmability. Hasil penelitian: (1) perencanaan penguatan pendidikan karakter gotong royong diawali dengan rapat koordinasi perencanaan program yang diadakan pada awal Tahun Pelajaran dengan melibatkan kepala sekolah, semua pendidik dan tenaga kependidikan serta komite. Perencanaan dilakukan melalui: identifikasi dan analisis kebutuhan yang didasarkan pada lingkungan sekolah dan kebutuhan peserta didik, penentuan tujuan disesuaikan dengan visi, misi dan tujuan sekolah, program kegiatan dituangkan dalam RKT maupun RKAS, sekolah menetapkan kebijakan untuk menentukan skala prioritas dan sosialisasi program; (2) pengorganisasian dilakukan melalui pengoptimalan pemanfaatan sumber daya dengan pembagian tugas, wewenang dan tanggung jawab pada seluruh pendidik dan tenaga kependidikan; (3) pelaksanaan penguatan pendidikan karakter gotong royong terintegrasi dalam kegiatan intrakurikuler, P5, ekstrakurikuler, dan pembiasaan; (4) pengawasan penguatan pendidikan karakter gotong royong dilakukan dengan: (a) pengamatan perilaku peserta didik baik dalam kegiatan intrakurikuler, Projek Profil Pelajar Pancasila, ekstrakurikuler dan pembiasaan; (b) pengawasan melibatkan semua komponen sekolah; (c) pengawasan diberikan melalui penilaian akademik yaitu nilai raport peserta didik, nilai Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan nilai ekstrakurikuler. Kesimpulan: manajemen penguatan pendidikan karakter gotong royong di SD Negeri Bergas Lor 01 dilakukan dengan menerapkan empat fungsi manajemen yaitu: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan. Kata kunci: Manajemen, penguatan pendidikan karakter, dan gotong royong. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang