DETAIL DOCUMENT
MANAJEMEN KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA UNGGULAN TERPADU BUMI KARTINI KABUPATEN JEPARA
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
IRNANTA, TRI
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-09-09 07:55:42 
Abstract :
Tri Irnanta. 2024. ?Manajemen Kurikulum Merdeka Di Sekolah Menengah Pertama Unggulan Terpadu Bumi Kartini Kabupaten Jepara?. Tesis. Pembimbing: (1) Dr. Ngasbun Egar, M.Pd; (2) Dr. Nurkolis, MM. Permasalahan dalam penelitian ini adalah (1)bagaimanakah perencanaan Kurikulum Merdeka?, (2) bagaimanakah pengorganisasian Kurikumum Merdeka?, (3) bagaimanakah pelaksanaan Kurikulum Merdeka?, (4) bagaimanakah evaluasi Kurikulum Merdeka di SMPUT Bumi Kartini Kabupaten Jepara?. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi Kurikulum Merdeka di SMPUT Bumi Kartini Kabupaten Jepara. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah (1) Observasi (2) wawancara (3) studi dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi yang terdiri dari (1) pendumpulan data (2) reduksi data (3) penyajian data (4) penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa; 1) perencanaan Kurikulum Merdeka dilakukan sekolah dengan menyusun Kurikulum Operasional Satuan Pendidika (KOSP), guru dengan menyusun prota, prosem, modul ajar, modul Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan program ekstrakurikuler. 2) Pengorganisasian Kurikulum Merdeka dilakukan dengan menyusun pembagian tugas mengajar, menyusun jadwal pembelajaran, jadwal Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan jadwal ekstrakurikuler, membentuk koordinator ekstrakurikuler dan koordinator kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). 3) Pelaksanaan Kurikulum Merdeka dilakulan dengan melaksanakan kegiatan pembelajaran berdiferensiasi, melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler dan melaksanakan kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). 4) Evaluasi Kurikulum Merdeka dilakukan dengan melaksanakan beberapa asesmen, penilaian formatif dan sumatif. Saran yang dapat disampaikan peneliti antara lain; 1) Manajemen sekolah dan yayasan perlu menyelenggarakan pelatihan, workshop, IHT, dan sejenisnya untuk meningkatkan penyusunan perencanaan pembelajaran bagi para guru, 2) Pendidik di sekolah ini perlu mengembangkan perangkat pembelajaran, dan tidak sekedar copy paste dari PMM atau MGMP, 3) Dalam pelaksanaan projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5), sekolah perlu mengembangkan tema-tema yang sesuai dengan budaya, tradisi, dan kearifan lokal Kabupaten Jepara sebagai lingkungan sekolah, 4) Pihak manajemen sekolah dan yayasan perlu secara intensif menyelenggarakan pelatihan atau diklat khusus dengan materi pembelajaran berdiferensiasi, agar semua guru mampu melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi yang merupakan salah satu ciri khas kurikukum Merdeka. Kata kunci: asesmen pembelajaran, intrakurikuler, ekstrakurikuler, pembelajaran berdiferensiasi. 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang