DETAIL DOCUMENT
IMPLEMENTASI IOT UNTUK OTOMATISASI PENYIRAMAN TANAMAN CABAI BERBASIS ANDROID DENGAN METODE FUZZY LOGIC
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
MUKAYAT, LOGIC ARRAY CARDIA
Subject
T Technology (General) 
Datestamp
2024-09-11 04:11:13 
Abstract :
Sistem otomatisasi penyiraman tanaman cabai adalah solusi inovatif yang dirancang untuk mengontrol dan memantau kebutuhan air tanaman secara efisien. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengembangkan sistem yang dapat menyesuaikan penyiraman tanaman berdasarkan kondisi kelembaban tanah pada tanaman cabai. Sistem ini menggunakan Arduino NodeMCU ESP8266WIFI sebagai mikrokontroler yang mengontrol proses penyiraman. Dan sensor kelembaban tanah digunakan untuk memantau kondisi kelembaban tanah secara real-time. Data dari sensor ini dikumpulkan dan diproses oleh mikrokontroler. Implementasi metode Fuzzy Logic memungkinkan sistem mengambil keputusan cerdas mengenai jumlah air yang diperlukan oleh tanaman berdasarkan data sensor kelembaban tanah. Pengguna dapat berinteraksi dengan sistem melalui aplikasi Blynk yang terhubung dengan Arduino. Metode fuzzy logic digunakan untuk menentukan derajat keanggotaan untuk kondisi kelembaban rendah, sedang, dan tinggi dihitung berdasarkan nilai kelembaban tanah. Lalu, aturan fuzzy diterapkan untuk menentukan derajat keanggotaan pompa hidup dan mati. Hasilnya digabung menggunakan agregasi output fuzzy, dan defuzzifikasi dilakukan untuk mendapatkan nilai intensitas pompa. Penelitian ini bertujuan memberikan solusi yang efektif dan efisien dalam pengelolaan penyiraman tanaman cabai, serta mengurangi pemborosan air. Dari tiga jenis pengujian Whitebox, Blackbox Testing dan User Acceptance Testing (UAT). Dalam White Box Testing, hasilnya menunjukkan bahwa semua langkah dan kondisi uji berhasil diuji dengan tingkat keberhasilan 100%, dari pengujian Black Box Testing, hasilnya menunjukkan keberhasilan 100%, dengan kegagalan 0% berdasarkan 9 pengujian dan dari pengujian UAT yang dilakukan oleh lima responden, masyarakat umum, menunjukkan tingkat keberhasilan sebesar 95,2%. Dengan demikian, sistem otomatisasi penyiraman ini tidak hanya membantu pengguna dalam mengelola tanaman cabai dengan lebih baik, tetapi juga berpotensi meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan tanaman cabai. Kata Kunci : Penyiraman, Arduino, Fuzzy Logic, Sensor , Blynk, Internet of Things (IoT) 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang