DETAIL DOCUMENT
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, BUDAYA SEKOLAH DAN MOTIVASI KERJA GURU TERHADAP KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU SMA NEGERI DI KABUPATEN REMBANG
Total View This Week0
Institusion
Universitas PGRI Semarang
Author
Nurrohman, Moh
Subject
L Education (General) 
Datestamp
2024-09-11 06:17:23 
Abstract :
Nurrohman, Moh. 2024. Pengaruh Kepemimpinan Kepala Sekolah, Budaya Sekolah, Dan Motivasi Kerja Guru Terhadap Kompetensi Pedagogik Guru SMA Negeri di Kabupaten Rembang. Tesis. Pembimbing I: Dr. Yovitha Juliejantiningsih, M.Pd. dan Pembimbing II: Dr. Maryanto, M. Si. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap kompetensi pedagogik guru, pengaruh budaya sekolah terhadap kompetensi pedagogik guru, pengaruh motivasi kerja terhadap kompetensi pedagogik guru dan mengetahui pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah dan motivasi kerja secara bersama-sama terhadap kompetensi pedagogik guru SMA Negeri di kabupaten Rembang. Dalam usaha meningkatkan kompetensi pedagogik guru ada beberapa faktor yang perlu dikaji antara lain kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah dan motivasi kerja guru. Peningkatan kompetensi pedagogik guru sangat memerlukan peran kepala sekolah sebagai pemegang tampuk kepemimpinan tertinggi di sekolah. Kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi, menggerakkan dan mengarahkan tindakan pada seseorang atau kelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu pada situasi tertentu. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif karena data penelitian berupa angka-angka yang diperoleh dari konversi data di lapangan berupa angket atau kuesioner dan selanjutnya dianalisis menggunakan statistik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian ex post facto (non eksperimen). Populasi Dalam penelitian ini yaitu seluruh guru sekolah menengah atas di kabupaten Rembang sebanyak 566 guru yang berasal dari 9 SMA negeri dengan sampel 100 orang dan teknik pengambilan sampel didasarksn pada proportional random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Korelasi kepemimpinan kepala sekolah dan kompetensi pedagogik sebesar 0,670 termasuk kategori korleasi sangat kuat. kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi pedagogik sebesar 67 % sisanya 33 % kompetensi pedagogik dipengruhi oleh variabel lain dengan persamaan regresinya berikut: ? = 127.199 + 0, 734 X1. Korelasi budaya sekolah dan kompetensi pedagogik sebesar 0,724 termasuk kategori korelasi sangat kuat. Budaya sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi pedagogik sebesar 72,4 % sisanya 27,6 % kompetensi pedagogik dipengruhi oleh variabel diluar budaya sekolah dengan persamaan regresinya berikut: ? = 9,568 + 0,787 X2.. Korelasi motivasi kerja dan kompetensi pedagogik sebesar 0, 631 termasuk kategori sangat kuat. Motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi pedagogik sebesar 63,1 % sisanya 36,9 % kompetensi pedagogik dipengruhi oleh variabel lain dengan persamaan regresinya ? = 84,926 + 1,049 X3. Kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah dan motivasi kerja secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi pedagogik sebesar 0,548 artinya bahwa besarnya pengaruh variabel bebas terhadap kompetensi pedagogik sebesar 54,8 % dan sisanya 45,2 % dipengaruhi selain ketiga variabel tersebut, regresi ? = 68.678 + 0, 254 X1 + 0, 400 X2 + 0, 376 X3 Kesimpulan masih rendahnya dimensi kepemimpinan relasional kepala sekolah, disarankan untuk mengembangkan dan memelihara kualitas hubungan individu dan berinteraksi dengan orang lain secara menyentuh (sensitively) dan bermartabat dan meningkatkan kualitas hubungan menginspirasi dan mengembangkan rasa kebersamaan dan berbagi tanggungjawab. Masih rendahnya budaya sekolah dimensi stabilitas, disarankan untuk meningkatkan konsistensi dalam melaksanakan tugas dengan cara menyamakan visi sekolah dengan visi warga sekolah. Masih rendahnya motivasi kerja x dimensi motivasi internal, disarankan untuk senang dalam bekerja dan memiliki tanggungjawab dari tugas yang diberikan. Masih rendahnya linkungan pembelajaran yang berpusat pada peseta didik, disarankan untuk lebih meningkatkan pembelajaran yang berpusat pada peseta didik seperti pengelolaan pendidikan karakter perilaku siswa dan pembelajaran di dalam kelas dan luar kelas sehingga tumbuh rasa aman dan nyaman disekolah. . Kata kunci : kompetensi pedagogik, kepemimpinan kepala sekolah, budaya sekolah, motivasi kerja guru 
Institution Info

Universitas PGRI Semarang