Abstract :
Nur Afiyatul Kamaliyah. Npm 20120159 ?Analisis Nilai Karakter
Nasionalis Siswa Kelas IV SD N Wonosobo Dalam Proses Pembelajaran PPKN
Materi Pancasila Sebagai Nilai Kehidupan?. Skripsi Program Studi Pendidikan
Guru Sekolah Dasar. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Tahun 2024.
Dosen Pembimbing I Prof. Dr. A. Y. Soegeng Ysh., M. Pd. Dosen Pembimbing II
Ibu Intan Rahmawati, S. Pd, M. Pd.
Latar belakang yang mendorong penelitian ini yaitu pancasila sebagai
dasar negara Indonesia memiliki peran penting dalam membentuk identitas dan
kesatuan bangsa. Namun, dalam praktiknya, masih terdapat tantangan dalam
mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila sebagai nilai kehidupan yang melekat
pada diri siswa. Siswa kelas IV merupakan kelompok usia yang tepat untuk
mempelajari materi PPKn yang mencakup nilai-nilai Pancasila sebagai nilai
kehidupanpada usia ini, karakter siswa sedang dalam tahap perkembangan yang
penting, dalam hal mana nilai-nilai yang ditanamkan dapat memiliki dampak
jangka panjang dalam membentuk sikap, pemikiran, dan tindakan mereka di masa
depan. Terdapat kebutuhan untuk melakukan analisis mendalam mengenai sejauh
mana siswa kelas IV mampu menginternalisasi dan mengaplikasikan nilai-nilai
karakter nasionalis dalam kehidupan sehari-hari melalui proses pembelajaran
PPKn.
Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Dengan menggunakan
metode observasi, wawancara dan angket. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas
IV SD N Wonosobo 02. Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui pembiaasaan
kegiatan yang mengandung nilai karakter dalam pembelajaran maupun di luar
pembelajaran. Dalam penelitian ini terdapat beberapa hasil temuan yaitu: (1) nilai
karakter naionalis dalam pembelajaran, meliputi (a) pembiasaan memberikan
salam dan berdoa sebelum mulai pembelajaran (b) mengerjakan soal ulangan
dengan jujur tidak mencontek (c) memiliki tanggung jawab mengerjakan pr di
rumah. (2) nilai karakter nasionalis di luar kegiatan pembelajaran (a) datang tepat
waktu (b) bergotong royong ketika kerja bakti membersihkan lingkungan sekolah
(c) mengikuti kegiatan sholat dzuhur berjamaah. (3) Penghambat pembiasaan nilai
karakter nasionalis meliputi: (a) sikap siswa yang kurang memahami nilai karakter
nasionalis (b) lingkungan di luar sekolah (c) kebiasaan siswa di rumah yang
kurang pengawasan orang tua (4) Solusi dari penghambat nilai karakter nasionalis
siswa yaitu kepala sekolah dan guru harus bekerja sama dengan orang tua siswa,
supaya siswa dirumah juga memiliki kebiasaan yang positif dan mengandung nilai
karakter nasionalis.
Saran yang disampaikan yaitu kepada kepala sekolah dan guru untuk bisa
lebih mengawasi ketika kegiatan penerapan pembiasaan sedang dilakukan agar
siswa melakukanya dengan baik. Kepala sekolah juga harus memberi contoh yang
baik. Saran kepada siswa untuk selalu bersungguh-sungguh dalam mengikuti
setiap kegiatan yang di adakan sekolah supaya nilai karakter nasionalis dapat
tertanam dalam diri siswa. Sarana dan prasarana sekolah sangat berpengaruh
dalam proses penerapan pembiasaan nilai karakter nasionalis siswa, sehingga
dalam hal ini juga harus diperhatikan oleh pihak sekolah.
Kata Kunci : nilai karakter, pembelajaran, sekolah dasar